Loading

Ketik untuk mencari

Irak

Baghdad Today: ISIS Kuasai 11 Markas Militer Suriah

POROS PERLAWANAN – Sumber di Suriah mengungkapkan kepada situs berita Baghdad Today bahwa kelompok teroris Takfiri ISIS telah menguasai 11 markas militer milik Angkatan Bersenjata Suriah. Peristiwa ini terjadi di tengah situasi yang semakin tidak stabil di negara tersebut, di mana ISIS juga merampas berbagai senjata berat dan peralatan militer dari markas-markas tersebut.

Menurut laporan dari Baghdad Today, yang dinukil oleh Farsnews pada Senin 23 Desember, setelah runtuhnya kendali Pemerintahan Bashar al-Assad di beberapa wilayah, ISIS memanfaatkan kekosongan kekuasaan untuk memperluas pengaruhnya. Sumber tersebut menjelaskan saat ini ISIS berhasil menguasai 11 markas militer yang tersebar di wilayah padang pasir Suriah, termasuk di provinsi Homs dan Deir ez-Zor.

Markas-markas ini ditinggalkan oleh tentara Suriah, yang menarik diri tanpa membawa senjata dan perlengkapan berat yang ada di dalamnya. Akibatnya, ISIS berhasil melancarkan operasi perampasan terbesar terhadap senjata-senjata berat, senjata semi-berat, kendaraan militer, dan sejumlah besar bahan bakar. Semua hasil rampasan tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi persembunyian kelompok tersebut.

Pembebasan Tokoh ISIS dari Penjara

Namun, yang lebih mengejutkan adalah keterlibatan kelompok-kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Mohammad Al-Jolani. Sumber tersebut mengungkapkan bahwa kelompok ini menyerbu beberapa penjara dan berhasil membebaskan 17 petinggi penting ISIS. Salah satu di antaranya adalah Abu Bara’, yang dikenal sebagai Mufti kelompok tersebut, serta sejumlah anggota senior lainnya.

Para tahanan ini sebelumnya ditahan di fasilitas keamanan yang sangat ketat, namun kini keberadaan mereka tidak diketahui. Diperkirakan, mereka telah kembali bergabung dengan ISIS di wilayah-wilayah yang masih berada di bawah kendali kelompok tersebut.

Dampak Politik dan Keamanan

Kelompok pemberontak yang saat ini menguasai sebagian besar Suriah, sebelumnya membebaskan semua tahanan di berbagai penjara tanpa memeriksa latar belakang atau tuduhan terhadap mereka. Tindakan ini menjadi salah satu faktor utama yang memungkinkan para anggota ISIS kembali aktif di medan konflik.

Situasi ini menciptakan tantangan besar bagi keamanan dan stabilitas Suriah, terutama dengan meningkatnya kekuatan ISIS di wilayah strategis seperti Homs dan Deir ez-Zor.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *