Iran Perkenalkan Kota Rudal Baru sebagai Bagian dari Kekuatan Strategisnya
POROS PERLAWANAN – Iran kembali menarik perhatian dunia dengan memperkenalkan kota rudal baru yang berada di bawah kendali Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Peresmian ini dihadiri langsung oleh Panglima IRGC, Mayor Jenderal Hussein Salami, dan Komandan Pasukan Dirgantara IRGC, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, sebagai bukti keseriusan Iran dalam memperkuat pertahanannya.
Kota rudal ini merupakan bagian dari ratusan pangkalan bawah tanah yang dimiliki IRGC. Menurut Mayor Jenderal Salami, seperti dilansir oleh Tasnimnews pada Sabtu 11 Januari, fasilitas ini dirancang untuk menjaga keamanan strategis Iran sekaligus memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang dianggap sebagai ancaman. “Musuh berpikir kita berhenti memproduksi senjata, tapi kenyataannya kita justru semakin maju,” tegasnya.
Membangun Kekuatan dengan Konsistensi
Perjalanan pengembangan rudal Iran bukanlah hal baru. Pada 2008, uji coba rudal Iran dari gurun tengah negara itu sempat menjadi perhatian dunia. Saat itu, Brigadir Jenderal Salami, yang kala itu masih menjabat sebagai Komandan Pasukan Dirgantara IRGC, menyebut aksi tersebut hanya sebagai “cuplikan kecil” dari kemampuan militer Iran.
Kini, dalam kapasitasnya sebagai Panglima, Salami melanjutkan visi besar itu. Pangkalan baru ini menjadi bukti nyata dari upaya berkelanjutan Iran untuk memperkuat kemampuan pertahanan. Brigadir Jenderal Hajizadeh menggambarkan pangkalan ini seperti gunung berapi yang tengah tertidur, tetapi siap meletus kapan saja jika musuh mencoba menyerang.
Kisah Keberhasilan Operasi “Janji Sejati 2”
Hajizadeh juga menyoroti keberhasilan Operasi “Janji Sejati 2”, ketika rudal dari pangkalan ini berhasil menghancurkan pangkalan udara Nevatim milik rezim Zionis. Pangkalan tersebut dikenal sebagai tempat utama pesawat tempur F-35, dan yang menarik, rudal Iran mampu menembus Sistem Pertahanan Udara canggih yang melindungi lokasi itu. Hingga kini, pangkalan Nevatim masih belum kembali berfungsi secara normal.
Menurut Salami, pangkalan rudal baru ini bukan hanya simbol kekuatan, melainkan juga penghormatan kepada para prajurit yang telah berhasil menjalankan misi penting ini. “Kami datang untuk mengucapkan terima kasih dan melihat langsung kesiapan operasional unit rudal yang ada di sini,” ujarnya.
Teknologi dan Kerahasiaan
Salah satu daya tarik pangkalan ini adalah koleksi rudal canggihnya. Di antaranya adalah rudal berbahan bakar cair seperti Emad, Qadr, dan Qiam, yang dirancang untuk menembus pertahanan udara musuh. Meski begitu, hanya sebagian kecil dari pangkalan ini yang diperlihatkan kepada publik. Sebanyak 90 persen fasilitas lainnya tetap dirahasiakan demi alasan keamanan.
Salami juga mengungkapkan bahwa pengembangan rudal Iran terus berlangsung tanpa henti. “Kekuatan rudal kami berkembang setiap hari, baik dari segi kuantitas, kualitas, hingga desain. Ini adalah pesan yang jelas kepada siapa pun yang berusaha mengancam kami,” katanya.
Pesan Masa Depan
Salami menegaskan bahwa Iran akan terus memperkuat pertahanannya, termasuk dengan memperkenalkan rudal baru dan pangkalan tambahan di masa mendatang. “Kita tidak hanya melindungi Tanah Air kita, tetapi juga memastikan musuh tahu bahwa kita selalu siap menghadapi mereka,” tambahnya.
Peresmian kota rudal ini bukan sekadar pameran kekuatan, melainkan pernyataan bahwa Iran siap menghadapi tantangan geopolitik di Kawasan. Dengan strategi ini, Iran mengirim pesan bahwa kemandirian dan kekuatannya tidak bisa dianggap remeh.
