Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Sejumlah Pihak Internasional Sesalkan Langkah AS Tetapkan Ansharullah Yaman sebagai Organisasi Teroris

POROS PERLAWANAN – Pada Kamis dini hari 23 Januari, Gedung Putih secara resmi mengumumkan bahwa Gerakan Ansharullah di Yaman, yang dikenal sebagai Kelompok Perlawanan Houthi, telah dimasukkan dalam daftar organisasi teroris asing.

Menurut laporan Kantor Berita Farsnews, Pemerintahan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump, mengambil langkah ini dengan dalih bahwa aktivitas Ansharullah membahayakan keamanan regional dan kepentingan AS di Timur Tengah.

Dalam pernyataan resminya, Gedung Putih menyatakan: “Ansharullah telah resmi dimasukkan dalam daftar organisasi teroris asing. Aktivitas kelompok Houthi menimbulkan ancaman signifikan terhadap keamanan warga sipil serta personel AS yang berada di kawasan Timur Tengah”.

Lebih lanjut, pernyataan tersebut menyoroti dampak aktivitas Houthi terhadap stabilitas regional dan ekonomi global: “Operasi kelompok Houthi tidak hanya mengancam keamanan mitra regional terdekat kami, tetapi juga membahayakan kelancaran perdagangan maritim internasional. Pemerintah AS berkomitmen untuk bekerja sama dengan sekutu di Kawasan guna melemahkan kemampuan dan operasional Houthi”.

Gedung Putih juga menegaskan bahwa kebijakan mereka bertujuan untuk memutus sumber daya Houthi yang diduga digunakan dalam melancarkan serangan ke berbagai sasaran: “Kami akan terus bekerja dengan mitra kami untuk memutus jalur pasokan kelompok Houthi, dengan tujuan menghentikan serangan mereka yang telah mengganggu stabilitas Kawasan”.

Pemerintah AS juga menyebutkan bahwa sejak Oktober 2023, Houthi telah melancarkan lebih dari 300 serangan dengan rudal dan drone ke arah Israel, sebagai bentuk dukungan terhadap Kelompok Perlawanan di Palestina. AS juga menuduh serangan maritim yang dilakukan oleh Houthi telah berdampak buruk terhadap perdagangan global, dengan meningkatkan biaya pengiriman dan menyebabkan inflasi di berbagai sektor ekonomi dunia.

Langkah AS ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan di Kawasan setelah serangkaian serangan terhadap kapal dagang di Laut Merah, yang menurut Washington, merupakan bagian dari strategi Ansharullah untuk menekan koalisi yang dipimpin oleh AS dan sekutunya di Timur Tengah.

Meskipun demikian, beberapa pihak internasional memperingatkan bahwa langkah AS ini dapat memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman, yang telah mengalami perang berkepanjangan dan blokade ekonomi yang memperparah kondisi kehidupan jutaan penduduk di negara tersebut.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *