Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Gallant: Netanyahu Takut Berhadapan dengan Hizbullah

Gallant: Netanyahu Takut Berhadapan dengan Hizbullah

POROS PERLAWANAN – Mantan Menteri Perang Israe, Yoav Gallant untuk pertama kalinya melakukan wawancara dengan televisi setelah dipecat dari jabatannya.

Diberitakan Fars, dalam wawancara dengan Kanal 12 Israel, Gallant berkata bahwa ia menemui Benyamin Netanyahu setelah Operasi 7 Oktober 2023. Menurutnya, Netanyahu mengakui ia khawatir Tel Aviv akan hancur jika Israel menyerang Hizbullah.

“Netanyahu menunjukkan gedung-gedung Tel Aviv dari kantornya kepada saya. Ia berkata,’Jika kita menyerang Hizbullah, mereka akan menghancurkan segalanya.’”

“Dia berbicara tentang seluruh gedung yang terlihat dari tingkat dua atau tiga kantornya di Tel Aviv.”

Di bagian lain wawancaranya, Gallant menyinggung tantangan operasi darat Militer Israel ke Jalur Gaza. Ia mengatakan,”Perdana Menteri (Netanyahu) berkata kepada saya bahwa kita akan menyaksikan ribuan orang tewas dalam serangan darat ke Gaza.”

Pada Oktober 2023, faksi-faksi Perlawanan Palestina melancarkan Operasi Badai al-Aqsa dan terlibat perang melawan Militer Israel. Operasi tersebut merupakan respons terhadap aksi-aksi Rezim Zionis di Tepi Barat dan Masjid Aqsa.

Hizbullah Lebanon turut terlibat dalam perang dalam rangka mendukung Perlawanan Palestina. Selama lebih dari satu tahun terakhir, Hizbullah membombardir ratusan basis militer Israel dengan serangan rudal dan drone.

Rudal-rudal balistik Hizbullah berulang kali menghantam Tel Aviv dan markas-markas militer strategis Israel di berbagai titik di Tanah Pendudukan.

Dalam salah satu operasinya, Hizbullah menargetkan rumah Netanyahu di kawasan Caesarea dengan drone kamikaze. Media-media Zionis mengeklaim, PM Israel sedang tidak berada di rumahnya saat serangan itu terjadi.

Menurut laporan media-media Israel, drone Hizbullah melewati pertahanan berlapis Rezim Zionis dan menghantam jendela kamar tidur Netanyahu.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *