Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Haaretz Cemaskan Luasnya Skala Infiltrasi Iran di Israel

Haaretz Cemaskan Luasnya Skala Infiltrasi Iran di Dalam Israel

POROS PERLAWANAN – Para petinggi keamanan Rezim Zionis dikabarkan tengah berupaya menghadapi fenomena aksi Iran merekrut warga Israel sebagai “agen bayaran.”

Diberitakan Fars, harian Haaretz melaporkan bahwa orang-orang Israel direkrut Intelijen Iran melalui medsos dan aplikasi pengirim pesan. Mereka dipekerjakan dengan iming-iming imbalan uang.

Sehubungan dengan fenomena ini, Haaretz mengutip dari salah seorang pejabat keamanan Israel, yang ingin identitasnya tak diungkapkan, Sumber tersebut mengatakan,’Israel adalah Tanah Air kita. Namun masyarakat justru berusaha mencederai Israel dari dalam. Pasukan keamanan dan pimpinan Keamanan Siber Nasional terus berusaha meredam upaya-upaya tersebut.”

“Hukuman bagi pengkhianat adalah eksekusi atau penjara seumur hidup. Jangan rusak hidup kalian! Laporkan segala interaksi mencurigakan dari pihak asing kepada Polisi Israel,” imbuhnya.

Meski demikian, tulis Haaretz, Polisi dan Shin Bet tidak selalu meredam upaya perekrutan mata-mata dari dalam Israel, bahkan kendati mereka menemukan akun-akun musuh di dunia maya. Sebagai contoh, akhir tahun lalu Israel menemukan sebuah akun Telegram dan 2 akun pengguna di X bernama “Montaghemoun” yang berarti “para pembalas dendam.” Akun tersebut aktif sejak Desember 2023.

Akun tersebut berusaha merekrut orang-orang Israel, bahkan membagikan video-video yang konon diambil agen-agennya di Tanah Pendudukan. Dalam salah satu postingan berbahasa Ibrani disebutkan:”Kami memiliki tentara di Israel. Kami menunggu waktu yang tepat.”

Postingan lain berisi pesan berikut:”Kami ada di sini.” Penulis pesan itu mengaku tinggal di Givatayim di dekat Tel Aviv. Haaretz menyatakan telah melaporkan akun-akun tersebut kepada pejabat terkait. Namun akun-akun tersebut masih aktif.

“Pada April lalu, Montaghemoun melancarkan psy war dengan cara mengirim karangan bunga kepada sandera Israel, Liri Albag, yang dibebaskan sepekan sebelumnya. Kelompok ini juga mengirim surat ancaman kepada para legislator Israel,” tulis Haaretz.

Shin Bet pada bulan lalu mengumumkan, jumlah orang yang ditangkap atas tuduhan spionase untuk Iran bertambah hingga 4 kali lipat. Shin Bet mengeklaim bahwa di tahun 2024, pihaknya telah menangkap 27 warga Israel dalam 13 kasus aksi spionase untuk Iran.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *