Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Petinggi Hizbullah: Kami Bakal Lebih Kuat dari Sebelumnya

Petinggi Hizbullah: Kami Bakal Lebih Kuat dari Sebelumnya

POROS PERLAWANAN – Dalam wawancara dengan stasiun televisi al-Manar, Penanggung Jawab Komite Komunikasi dan Koordinasi Hizbullah, Wafiq Shafa mengatakan,”Pidato-pidato terakhir Syahid Sayyid Hasan Nasrallah dalam Perang Badai al-Aqsa merupakan wasiat-wasiat politik beliau di segala level.”

“Dalam kontak telepon pribadi terakhir saya dengan beliau terkait peristiwa ledakan pager, beliau menanyakan kondisi putra saya, yang kedua mata dan tangannya terluka karena ledakan pager,” kata Shafa, dilansir Fars.

“Sementara kontak telepon kerja terakhir saya dengan Syahid Nasrallah dilakukan 2 hari sebelum syahadahnya. Dalam kontak telepon tersebut, beliau mengirim pesan terkait situasi Lebanon. Pertemuan terakhir saya dengan beliau terjadi kurang lebih 2 bulan sebelum syahadahnya. Kami berbincang tentang situasi internal Lebanon, Pilpres, hubungan dengan Gerakan Nasional Lebanon, dan sejumlah isu terkait para mitra.”

“Syahid Nasrallah tidak punya masalah dengan Panglima Militer Jenderal Josep Aoun (sekarang Presiden Lebanon). Saya telah memberi tahu Aoun tentang ini. Hizbullah punya hubungan baik dengan Aoun. Namun kandidat awal kami adalah Suleiman Frangineh. Setelah Frangineh mundur, Hizbullah mendukung pencalonan Aoun dan memandangnya sebagai kandidat serius yang berpeluang terbesar untuk menduduki jabatan Presiden.”

“Beliau selalu mengimbau Otoritas Hizbullah untuk peduli kepada rakyat, sebab Hizbullah adalah partai bagi rakyat. Beliau menjadikan Hizbullah bagian dari umat, dan umat bagian dari Hizbullah.”

“Syahid Nasrallah telah mengembangkan Hizbullah dari sisi struktur militer, keamanan, dan keorganisasian, hingga mencapai apa yang kita saksikan saat ini. Beliau mendidik para pemimpin seperti Syahid Sayyid Hashim Shafiudin, yang menempuh jenjang peningkatannya di Hizbullah di bawah pengawasan beliau.”

Menurut Shafa, proses pergantian Sekjen pascasyahadah beliau berjalan dengan mulus. “Beliau selalu menegaskan, Hizbullah tidak bergantung kepada figur. Hizbullah adalah sebuah sikap, proyek, struktur, dan umat.”

“Hizbullah akan memulihkan kekuatannya lebih dari sebelumnya. Sekarang Hizbullah fokus ke internal.”

“Beliau menegaskan, meski Hizbullah meyakini Wilayah Faqih dan kepemimpinan Imam Khamenei, namun ini adalah organisasi Lebanon.”

“Syahid Nasrallah telah membentuk elemen-elemen dari pimpinan Hizbullah untuk membuat perencanaan terkait isu Palestina. Usai pembebasan selatan Lebanon di tahun 2000, Perlawanan adalah pionir dalam berinteraksi dengan faksi-faksi Palestina. Interaksi ini dipimpin oleh Syahid Imad Mughniyah dan Syahid Qassem Soleimani. Di awal Intifada, Hizbullah memberi pelatihan, senjata, dan mentransfer pengalaman kepada faksi-faksi Palestina.”

“Gugurnya Syahid Nasrallah adalah pelita penerang bagi Hizbullah, serta titik balik bagi rakyat, pimpinan, dan struktur Perlawanan. Slogan ‘kami berkomitmen dengan janji kami’ berarti bahwa jalan dan pemikiran ebliau akan disempurnakan oleh Sekjen Syekh Naim Qasim,” pungkas Shafa.

Tags: