Hizbullah: Amerika Takkan Mampu Patahkan Tekad Rakyat dan Pemimpin Yaman
POROS PERLAWANAN – Hizbullah Lebanon menilai agresi brutal yang dilakukan Amerika Serikat dan Inggris terhadap Yaman sebagai upaya putus asa untuk menghalangi rakyat Yaman mempertahankan dukungan mereka terhadap Gaza. Hizbullah menegaskan bahwa kejahatan yang dilakukan oleh musuh hanya akan semakin memperkuat tekad bangsa Yaman dan kepemimpinannya dalam membela Palestina.
Menurut laporan Kantor Berita Tasnim News pada Minggu 16 Maret, Hizbullah Lebanon mengeluarkan pernyataan yang mengecam keras agresi terang-terangan Amerika Serikat dan Inggris terhadap warga sipil di Yaman.
Dalam pernyataan tersebut, Hizbullah menyatakan: “Kami mengutuk keras agresi Amerika-Inggris yang menargetkan kawasan permukiman di Ibu Kota Yaman, Sanaa, serta sejumlah provinsi lainnya. Serangan ini telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa serta melukai warga sipil yang tidak bersalah.”
Upaya Gagal Menghentikan Dukungan Yaman terhadap Palestina
Hizbullah menambahkan bahwa serangan ini merupakan bagian dari upaya sia-sia untuk menghentikan dukungan heroik rakyat Yaman terhadap perjuangan Palestina. Selain itu, agresi ini bertujuan menghalangi tekanan internasional agar blokade terhadap Gaza dicabut sehingga bantuan kemanusiaan dapat masuk ke Jalur Gaza.
Lebih lanjut, pernyataan tersebut menegaskan bahwa serangan terhadap warga sipil dan fasilitas vital di Yaman kembali menunjukkan wajah asli serta kebijakan represif Pemerintah Amerika Serikat. AS disebut terus menggunakan terorisme dan intimidasi terhadap negara-negara yang menolak hegemoni serta arogansinya di Kawasan dan dunia.
Agresi Ini Merupakan Kejahatan Perang
Dalam pernyataannya, Hizbullah menegaskan: “Agresi brutal ini adalah kejahatan perang dan pelanggaran nyata terhadap hukum serta norma internasional. Serangan ini sejalan dengan agresi Rezim Pendudukan Zionis terhadap Gaza, Lebanon, Suriah, dan seluruh Kawasan, yang semuanya dilakukan dengan dukungan penuh dari Amerika Serikat.”
Namun, Hizbullah menegaskan bahwa rakyat Yaman, yang telah mengorbankan darah para syuhada serta dipimpin oleh kepemimpinan yang bijaksana dan berani, tidak akan menyerah terhadap agresi pengecut ini. Mereka tidak akan mundur dari posisi mereka dalam membela Palestina dan Gaza. Sebaliknya, kejahatan-kejahatan ini justru semakin memperkuat tekad mereka, meskipun berada di bawah blokade yang kejam.
Seruan Solidaritas Melawan Proyek Zionis-Amerika
Hizbullah menegaskan solidaritas penuh dengan rakyat Yaman yang berani serta kepemimpinan mereka. Dalam pernyataan tersebut, Hizbullah menyerukan kepada seluruh negara merdeka dan kekuatan Perlawanan di Kawasan serta dunia untuk bersatu dalam menghadapi proyek Zionis-Amerika yang bertujuan melemahkan negara-negara Islam.
Di akhir pernyataannya, Hizbullah juga menyerukan peningkatan tekanan global terhadap kebungkaman dunia Arab dan internasional, serta mengecam ketidakberdayaan lembaga-lembaga internasional yang tunduk pada kebijakan represif Amerika Serikat.
