Tandai Awal Pembalasan Ansharullah, Rudal Balistik Yaman Hantam Kapal Induk USS Harry Truman di Laut Merah
POROS PERLAWANAN – Angkatan Bersenjata Yaman dalam sebuah pengumuman menyatakan bahwa mereka telah melancarkan serangan besar terhadap kapal induk Amerika Serikat, USS Harry S. Truman, dan kapal perang pendampingnya di Laut Merah. Serangan ini sebagai respons langsung terhadap serangan udara AS yang menargetkan berbagai wilayah di Yaman.
Dalam pernyataan resmi yang dilaporkan oleh Sabanews pada Minggu malam 16 Maret, Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari upaya membalas agresi Amerika Serikat.
“Musuh Amerika telah menargetkan Ibu Kota Sanaa serta tujuh provinsi lainnya dengan lebih dari 47 serangan udara yang agresif dan terang-terangan terhadap negara kami. Serangan ini menyebabkan sejumlah warga sipil tewas dan terluka, meskipun jumlah pastinya masih dalam proses verifikasi,” ujar Yahya Saree.
Sebagai respons atas serangan tersebut, Saree menegaskan bahwa pasukan Yaman telah melancarkan operasi militer yang menargetkan USS Harry S. Truman dan kapal-kapal perang AS lainnya di perairan Laut Merah bagian utara.
“Dengan pertolongan Allah, kami telah melaksanakan operasi ini dengan meluncurkan 18 rudal balistik dan jelajah, serta mengerahkan sebuah pesawat tak berawak (drone) yang secara langsung menyerang kapal induk musuh dan armada pendukungnya,” tambahnya.
Jenderal Saree menegaskan bahwa serangan ini hanyalah awal, dan pihaknya tidak akan ragu untuk terus menargetkan kapal-kapal perang AS di Laut Merah dan Laut Arab, selama Washington masih melanjutkan agresinya terhadap Yaman.
“Agresi Amerika hanya akan meningkatkan tekad, stabilitas, serta keimanan dan ketahanan bangsa Yaman yang teguh dan tidak gentar dalam menghadapi musuh,” pungkasnya.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Militer AS terkait klaim Yaman soal serangan tersebut.
