Imam Ali Khamenei Peringatkan Soal ‘Pukulan Keras dan Menghancurkan’ Jika AS Bertindak Bodoh terhadap Iran
POROS PERLAWANAN – Pemimpin Revolusi dan Republik Islam Iran, Ayatullah Ali Khamenei memperingatkan Amerika Serikat bahwa mereka akan menerima pukulan keras jika melakukan tindakan bodoh terhadap Iran.
Dalam pidatonya memperingati Tahun Baru Iran (Nowruz) pada Kamis 20 Maret, Imam Ali Khamenei secara tegas mengingatkan Pemerintah AS dengan pernyataan: “Rakyat Amerika harus tahu bahwa mereka akan menerima tamparan keras di wajah jika mereka melakukan tindakan jahat apa pun terhadap rakyat Iran.”
Berbicara langsung mengenai sikap AS terhadap Iran, beliau menegaskan: “Dalam menghadapi Iran, kalian tidak akan pernah mencapai kesimpulan melalui ancaman. Kalian dan yang lainnya harus sadar bahwa jika kalian melakukan tindakan bodoh terhadap rakyat Iran, maka kalian akan menerima pukulan yang keras dan menghancurkan.”
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa Iran tidak akan memulai perang, tetapi akan memberikan respons yang sangat keras jika ada pihak yang mencoba menyerang Iran. “Kami tidak akan memulai perang, tetapi siapa pun yang memulai perang dengan kami akan menerima pukulan berat dan menyakitkan dari rakyat kami,” ujarnya, sambil menyoroti bahwa rakyat Iran telah membuktikan dukungan mereka terhadap sistem Pemerintahan Islam di Iran dan kegagalan musuh-musuh mereka dalam merancang konspirasi melawan negara.
Ayatullah Khamenei juga membantah tuduhan bahwa Iran memiliki kelompok proksi di Kawasan. “Iran tidak memiliki proksi di Kawasan ini. Semua pasukan yang berjuang melawan imperialisme dan hegemoni asing bertindak secara independen,” katanya.
Dalam pidatonya, beliau menyinggung situasi di Yaman, dengan menegaskan bahwa rakyat Yaman memiliki tekad mereka sendiri dan beroperasi secara mandiri, sama seperti semua anggota Poros Perlawanan lainnya di Timur Tengah. “Mereka bertindak atas dasar keyakinan dan kepentingan mereka sendiri, bukan atas perintah Iran,” tambahnya.
Pemimpin Revolusi Islam juga menyampaikan pesan terkait konflik antara kebenaran dan kebatilan. “Dalam pertarungan antara kebenaran dan kebatilan, kebenaran pada akhirnya akan menang, tetapi perjuangan ini memiliki harga yang harus dibayar,” ujarnya, menekankan bahwa keteguhan dan kegigihan Poros Perlawanan akan membawa kepada kekalahan entitas Zionis yang jahat dan serakah.
Sebelumnya, Ayatullah Khamenei telah berulang kali menegaskan bahwa Iran tidak mencari perang, tetapi jika AS dan sekutunya melakukan tindakan yang merugikan Iran, maka respons Iran akan sangat tegas dan menghancurkan. “Jika Amerika Serikat dan antek-anteknya melakukan tindakan bodoh terhadap kita, tanggapan Iran akan tegas dan pasti,” katanya, sambil menambahkan bahwa AS akan menjadi pihak yang paling menderita dalam konflik semacam itu.
Pernyataan ini mempertegas posisi Iran di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS dan sekutu regionalnya, serta memperingatkan bahwa setiap langkah agresif terhadap Iran akan mendapatkan respons yang tidak terduga dan sangat merugikan bagi pihak lawan.
