Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Muscat dan Diplomasi Diam-Diam: Menlu Oman Puji Suasana Negosiasi Iran-AS

POROS PERLAWANAN — Di tengah kecamuk konfrontasi diplomatik dan Tekanan Maksimum yang terus dilancarkan Washington, Muscat kembali menjadi panggung perundingan senyap antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat. Putaran pertama perundingan tidak langsung yang digelar pada Sabtu 12 April itu berakhir dengan kesan positif dari sang tuan rumah.

Menteri Luar Negeri Oman, Badr Al-Busaidi, dalam pernyataan resmi melalui akun X, menegaskan bahwa perundingan berlangsung dalam nuansa yang bersahabat dan penuh harapan.

“Saya bangga mengumumkan bahwa hari ini di Muscat, kami menjamu Menteri Luar Negeri Iran, Dr. Sayyid Abbas Araghchi dan perwakilan Presiden AS, Steve Witkoff, dan kami memediasi untuk memulai proses dialog dan negosiasi dengan tujuan bersama untuk menyelesaikan perjanjian yang adil dan mengikat.”

Tak hanya menekankan dimensi formal, Al-Busaidi juga menyiratkan adanya titik temu yang mulai terbentuk di tengah jurang kecurigaan kedua negara.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kedua kolega saya atas interaksi ini, yang berlangsung dalam suasana yang bersahabat dan menghasilkan konvergensi pandangan dan akhirnya tercapainya perdamaian, keamanan, dan stabilitas regional dan global.”

Ia menutup pernyataannya dengan komitmen diplomatik khas Oman: tenang, tekun, dan penuh sinyal strategis.

“Kami akan melanjutkan kerja sama kami dan melakukan upaya lebih lanjut untuk mencapai tujuan penting ini.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *