Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Kepada Sekjen PBB, Iran Tegaskan Haknya atas Pengayaan Uranium dan Pemanfaatan Energi Nuklir untuk Tujuan Damai

Negosiasi dengan AS, Iran Tegaskan Haknya atas Pengayaan Uranium

POROS PERLAWANAN – Dilansir Mehr News Agency, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Iran berhak untuk melakukan pengayaan uranium sebagai bagian dari Non-Proliferation Treaty (NPT) dalam percakapan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB.

Pada Jumat malam 2 Mei waktu Teheran, Abbas Araghchi melakukan percakapan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, untuk berdiskusi tentang isu-isu internasional dan regional. Selain itu, Araghchi memberikan informasi mengenai perkembangan negosiasi tidak langsung antara Iran dan AS, serta persiapan Oman untuk mengatur pertemuan berikutnya dalam proses tersebut.

Araghchi juga menekankan pendekatan diplomatik yang dipilih Iran untuk mengatasi krisis yang dibuat-buat atas program nuklir damai negara tersebut. Ia menilai bahwa kemajuan dalam jalur ini membutuhkan keseriusan dan realisme dari pihak lain. Ia juga menegaskan bahwa meskipun Iran mematuhi kewajibannya dalam NPT, Iran berhak menggunakan energi nuklir untuk tujuan damai, termasuk pengayaan uranium demi kepentingan nasional.

Araghchi mengingatkan bahwa beberapa pihak yang terlibat dalam perundingan dengan Iran telah melanggar komitmen mereka. Untuk mencapai kesepakatan yang adil dan berkelanjutan, ia menekankan perlunya menghindari isu-isu ilegal yang bertentangan dengan NPT serta memastikan pemenuhan janji pencabutan sanksi dan perlindungan hak ekonomi Iran.

Araghchi mengkritik pernyataan dan tindakan Pemerintah AS yang bertentangan, seperti penambahan sanksi dan ancaman terhadap Iran, yang memperburuk ketidakpercayaan dan kecurigaan mengenai keseriusan AS dalam proses diplomasi.

Pada tahun lalu, Menteri Luar Negeri Iran juga menyebutkan bahwa Iran telah melakukan beberapa putaran pembicaraan dengan tiga negara besar Eropa yaitu Jerman, Prancis, dan Inggris, yang menyatakan kesiapan Iran untuk melanjutkan dialog dengan pihak Eropa. Ia berharap ketiga negara tersebut akan mengadopsi pendekatan konstruktif dalam menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *