Hizbullah: Operasi Yaman Hancurkan Keperkasaan Palsu Boneka Zionis
POROS PERLAWANAN — Gerakan Hizbullah Lebanon memuji serangan rudal presisi tinggi yang dilancarkan Angkatan Bersenjata Yaman terhadap Bandara Ben Gurion, jantung transportasi udara rezim Zionis, sebagai tonggak strategis dalam perjuangan pembebasan Palestina.
Dalam pernyataan resminya yang dikutip Tasnim News, Ahad (4/5), Hizbullah menyebut operasi ini sebagai “unik dan heroik”, karena berhasil menembus sistem pertahanan udara gabungan Zionis-Amerika tanpa terdeteksi, menghantam target dengan akurasi yang mengguncang ilusi superioritas militer entitas penjajah.
“Serangan ini adalah bukti bahwa semua sistem pertahanan canggih yang dipamerkan rezim pendudukan dan tuan-tuan Amerikanya tak lebih dari boneka rapuh di hadapan tekad rakyat Yaman yang terblokade,” tegas pernyataan tersebut.
Hizbullah menilai keberhasilan militer Yaman sebagai penegasan telak atas kegagalan aliansi agresor yang dipimpin Amerika dan Inggris, dalam meredam tekad dan semangat rakyat Yaman. Alih-alih tunduk, bangsa yang dikepung ini justru makin teguh berdiri di barisan terdepan membela Gaza, menyerukan pembebasan Palestina, dan menggoyahkan eksistensi pendudukan lewat serangan langsung dari selatan Jazirah Arab.
Pernyataan itu juga menyoroti kepemimpinan Yaman yang dinilai “bijaksana dan berani”, serta keteguhan rakyatnya dalam mendukung Gaza meskipun terus dihantam agresi dan blokade brutal. Hizbullah menyebutnya sebagai “sumber kebanggaan dan inspirasi bagi seluruh bangsa merdeka di dunia.”
Lebih jauh, Hizbullah menyerukan kepada seluruh bangsa Arab dan Muslim untuk menjadikan operasi ini sebagai pelajaran dan panggilan nurani: bahwa mendukung Gaza bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban historis dan moral. “Setiap bangsa, tanpa memandang keterbatasan, dituntut mengerahkan seluruh kemampuan untuk menolong Gaza dan rakyatnya yang gigih melawan mesin pembunuh Zionis,” pungkas Hizbullah.
