Kelompok Perlawanan Palestina: Serangan Rudal Yaman Guncang Jantung Pendudukan
POROS PERLAWANAN — Sejumlah faksi perlawanan Palestina memuji serangan presisi tinggi yang dilancarkan angkatan bersenjata Yaman terhadap Bandara Ben Gurion di Tel Aviv sebagai pukulan telak terhadap kepercayaan diri militer Israel dan simbol solidaritas militan di seluruh kawasan.
Dalam pernyataan terpisah yang dirilis pada Ahad (4/5) dan dikutip Tasnim News, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), Jihad Islam, Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), serta Brigade Al-Qassam menegaskan bahwa operasi tersebut menunjukkan kesatuan medan perlawanan dalam menghadapi kejahatan Amerika-Israel di Gaza dan Yaman.
Hamas: Serangan Rudal Yaman Wujud Komitmen terhadap Palestina
Hamas menyambut hangat “serangan berharga” yang dilancarkan Ansarullah dan tentara Yaman jauh ke dalam jantung wilayah pendudukan. “Serangan ini mencerminkan komitmen tegas rakyat Yaman terhadap perjuangan Palestina,” bunyi pernyataan Hamas.
Gerakan itu menambahkan, “Kami memberi penghormatan kepada Yaman, rakyat dan para pemimpinnya, yang terus berdiri kokoh bersama rakyat Gaza yang tengah menghadapi genosida. Kami menyatakan solidaritas penuh kami dengan Yaman dalam melawan agresi brutal Amerika-Zionis.”
Hamas menyerukan seluruh bangsa Arab dan Islam untuk bangkit memenuhi tanggung jawab historis mereka dalam mendukung Palestina dan membela Gaza dari kebiadaban yang terus berlangsung.
Jihad Islam: Serangan Yaman Adalah Operasi Unik di Jantung Pendudukan
Gerakan Jihad Islam Palestina menyebut serangan rudal ke Bandara Ben Gurion sebagai “operasi unik” dan mengucapkan selamat kepada angkatan bersenjata Yaman atas keberhasilan tersebut.
“Ini adalah pukulan simbolis dan strategis yang menegaskan bahwa wilayah pendudukan tak lagi kebal dari balasan poros perlawanan,” tegas mereka.
Front Populer: Operasi Ini Tonggak Perlawanan Baru
Sementara itu, Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) menilai bahwa keberhasilan serangan rudal ke Ben Gurion menandai pergeseran kualitatif dalam respons poros perlawanan terhadap agresi Amerika-Israel.
“Operasi ini merupakan kebanggaan dan bukti bahwa Yaman bukan sekadar garis belakang, melainkan benteng depan dalam konfrontasi anti-Zionis global,” bunyi pernyataan resmi PFLP.
Brigade Al-Qassam: Kemuliaan bagi Yaman yang Menolak Menyerah
Abu Ubaidah, juru bicara sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam, turut menyampaikan penghormatan tinggi kepada Yaman atas keberhasilan mereka menargetkan Bandara Ben Gurion dengan rudal hipersonik.
“Kemuliaan bagi Yaman yang menolak tunduk, yang terus menantang mesin penindas paling kejam di dunia,” ujar Abu Ubaidah.
Hamas: Dunia Harus Bertindak Sebelum Kawasan Terbakar
Sami Abu Zuhri, tokoh senior Hamas, menggarisbawahi pesan strategis dari serangan ini. “Rudal Yaman mengirimkan sinyal tegas: jika dunia tak menghentikan kegilaan Netanyahu, kawasan akan terbakar dan perang besar tak terhindarkan.”
