Jet Tempur F-18 AS Kembali Terjungkal di Laut Merah
POROS PERLAWANAN – Sebuah jet tempur F/A-18 Super Hornet milik Amerika Serikat dilaporkan jatuh di Laut Merah pada Rabu 7 Mei, menjadikannya insiden kedua dalam waktu kurang dari sepekan.
Mengutip sumber-sumber Militer AS, CNN melaporkan bahwa jet tempur tersebut berasal dari kapal induk USS Harry S. Truman. Pesawat dikabarkan mengalami kegagalan roda pendaratan saat mencoba mendarat di dek kapal, sebelum akhirnya tercebur ke laut.
Dua awak pesawat dengan pilot dan sistem persenjataan berhasil keluar sebelum kecelakaan terjadi, lapor CNN. Mereka diselamatkan oleh helikopter penyelamat dan kembali ke kapal dengan luka ringan. Jet tempur F/A-18 Super Hornet sendiri diperkirakan bernilai lebih dari 60 juta Dolar AS.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan pesawat tempur AS di wilayah tersebut. Pada 1 Mei lalu, sebuah F/A-18 lainnya jatuh ke laut ketika kapal induk melakukan manuver mendadak untuk menghindari serangan rudal dan drone dari pihak Yaman. Saat itu, jet yang sedang ditarik di dek kapal terlempar ke laut bersama kapal tunda.
Sebelumnya, pada Desember tahun lalu, satu jet tempur F/A-18 juga dilaporkan jatuh setelah secara tidak sengaja ditembak oleh kapal perang USS Gettysburg dalam sebuah latihan tempur.
Dengan kejadian terbaru ini, tercatat sudah tiga jet tempur F/A-18 milik AS yang jatuh di Laut Merah dalam enam bulan terakhir, sebuah rekor kelam bagi armada udara Amerika di kawasan konflik tersebut.
