Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Al-Manar: Antek Mossad yang Ditangkap Bukan ‘Mata-mata Tingkat Tinggi’

Al-Manar: Antek Mossad yang Ditangkap Bukan ‘Mata-mata Tingkat Tinggi’

POROS PERLAWANAN – Stasiun Televisi al-Manar dalam laporannya membahas penangkapan orang bernama Muhammad Saleh, yang ditahan atas tuduhan spionase untuk Mossad dan pembocoran informasi tentang Hizbullah kepada Badan Spionase Rezim Zionis.

“Tahun 2009 disebut sebagai ‘tahun runtuhnya jaringan mata-mata Israel di Lebanon’, sebab pasukan keamanan berhasil menangkap sekitar 100 agen Israel di berbagai suku, partai, dan kawasan Lebanon. Namun ini bukanlah hal yang mengejutkan, sebab Lebanon berada dalam situasi perang melawan Zionis selama beberapa dekade. Para mata-mata itu juga bagian dari perang ini,” demikian disebutkan dalam laporan Hizbullah, Fars memberitakan.

Kendati demikian, perbincangan tentang infiltrasi ke dalam Hizbullah, terutama setelah Perang 33 Hari dan teror para komandan Perlawanan, meningkat secara signifikan. Hal ini membuka jalan untuk melontarkan berbagai pertanyaan dan tudingan. Salah satunya adalah penangkapan mata-mata bernama Muhammad Saleh, yang memicu berbagai spekulasi dan tuduhan.

Sumber-sumber al-Manar menyatakan, Saleh memang agen Israel. Selama interogasi, dia mengakui secara jelas hubungannya dengan Badan-badan Spionase Israel dan uang yang diperolehnya dari mereka.

Menurut sumber-sumber tersebut, utang besar yang membelit Saleh dalam transaksi saham memaksanya untuk mendapatkan uang dengan gampang. Cara yang dia pilih adalah menjadi antek Israel.

Sumber-sumber itu menyatakan, Saleh adalah mantan anggota Hizbullah. Namun informasi yang dimilikinya setelah keluar dari Gerakan tersebut tak lebih dari penyaksian personal atau statemen yang didengarnya dari kawan-kawannya, yang sebagian mereka adalah anggota Hizbullah.

Saleh memberi tahu penyelia Zionisnya bahwa ia siap menginformasikan segala yang diketahuinya dengan imbalan uang. Namun informasi yang ia bocorkan bukan hal penting atau memiliki nilai sekuriti krusial.

Sumber-sumber al-Manar membantah spekulasi bahwa Saleh bertanggung jawab atas gugurnya sejumlah anggota Hizbullah. Mereka menegaskan, ini adalah analisis yang tidak sesuai dengan hasil investigasi. Apalagi sejumlah syuhada gugur di masa perang dan tidak berinteraksi dengan Saleh.

Sumber-sumber ini menyatakan, investigasi dan interogasi Saleh tidak menunjukkan keberadaan mata-mata atau agen lain yang terkait dengannya.

Di akhir laporan, al-Manar menegaskan bahwa Saleh bukan mata-mata tingkat pertama, terpenting, atau paling berbahaya. Dia juga bukan mata-mata yang terakhir.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *