Pemimpin Tertinggi Iran: Amerika akan Tinggalkan Kawasan Berkat Upaya Negara-Negara Regional
POROS PERLAWANAN – Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menegaskan bahwa klaim Presiden Amerika Serikat mengenai terciptanya perdamaian melalui kekuatan adalah kebohongan belaka. Ditegaskannya, upaya Washington untuk memaksakan model ketergantungan terhadap AS kepada negara-negara Arab di Kawasan telah gagal total.
“Model ini sudah pasti gagal. Dengan upaya negara-negara di kawasan ini, Amerika akan meninggalkan Kawasan, dan tumor ganas rezim Zionis, sumber dari kerusakan, perang, dan perpecahan, akan tercabut dari akar-akarnya,” tegas Ayatullah Khamenei.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan para guru dan pendidik dari seluruh Iran, pada Sabtu 17 Mei, di Hussainiyah Imam Khomeini, Teheran.
Mengomentari kunjungan terbaru Presiden AS ke wilayah Timur Tengah, Ayatullah Khamenei menyebut beberapa pernyataan Trump sebagai “rendah dan memalukan” bagi pembicara dan bagi bangsa Amerika secara keseluruhan. “Pernyataan itu begitu tidak layak, hingga pada dasarnya tidak pantas untuk ditanggapi,” ujarnya.
Pemimpin Revolusi juga mengkritik klaim bahwa AS menggunakan kekuatan untuk menciptakan perdamaian. “Kapan mereka pernah menggunakan kekuatan untuk perdamaian? Selama ini mereka memakai kekuatan untuk membantai warga Gaza, memicu konflik di mana pun memungkinkan, dan mendukung milisi-milisi bayaran mereka,” katanya.
Menurut Ayatullah Khamenei, penggunaan kekuatan demi keamanan dan stabilitas memang mungkin, dan inilah yang menjadi arah kebijakan Republik Islam Iran. “Iran akan terus memperkuat dirinya, dan di tengah kebutaan musuh-musuhnya, negara ini akan mengalami kemajuan berlipat ganda,” ujarnya.
Imam Ali Khamenei juga merespons pernyataan Presiden AS sebelumnya yang meremehkan kemampuan negara-negara Kawasan untuk bertahan tanpa dukungan Amerika. “Dalam kesepakatan dan proposalnya, ia ingin memaksakan ketergantungan abadi pada AS. Namun model ini telah gagal dan akan terus gagal. Negara-negara Kawasan dengan tekad dan upaya kolektif akan membebaskan diri dari cengkeraman ini,” tegas beliau.
Ayatullah Khamenei juga menyebut rezim Zionis sebagai akar dari instabilitas regional. “Rezim Zionis adalah tumor ganas, berbahaya, dan mematikan. Ia harus dan akan disingkirkan dari kawasan ini,” katanya.
Menutup pidatonya, beliau menyatakan bahwa prinsip-prinsip dasar Republik Islam Iran tetap kokoh di tengah dinamika Kawasan. “Iran hari ini tidak bisa dibandingkan dengan masa lalu. Berkat rahmat Allah dan kegagalan musuh-musuh-Nya, Iran telah melangkah maju, dan para pemuda kita akan menyaksikan bahwa dengan kerja sama mereka sendiri, negara ini akan melesat lebih jauh,” pungkas Ayatullah Khamenei.
