Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Ketidakpedulian Negara-negara Arab Terhadap Gaza Bikin Pakar Israel ‘Tercengang’

Ketidakpedulian Negara-negara Arab Terhadap Gaza Bikin Pakar Israel ‘Tercengang’

POROS PERLAWANAN – Perang di Gaza telah berlangsung selama lebih dari satu setengah tahun. Dalam rentang waktu ini, negara-negara Arab tidak mengambil langkah praktis apa pun untuk mengatasi krisis Gaza; sesuatu yang bahkan membuat takjub seorang pakar Israel.

Dilansir Fars, Profesor Eyal Zisser mengaku heran atas “komitmen” negara-negara Arab terhadap kesepakatan normalisasi dengan Tel Aviv.

Dalam artikelnya di harian Israel Hayom, Zisser menyatakan bahwa komitmen negara-negara Arab terhadap kesepakatan tersebut adalah “hal yang menakjubkan.”

“Yang berubah adalah bertambahnya Suriah dan Lebanon dalam daftar negara-negara yang berdamai dengan Israel hingga saat ini atau mengantre untuk itu,” tulis Zisser.

“Menurut negara-negara ini, perang Gaza berhubungan dengan masa lalu. Masa depan tersembunyi dalam memutus masa lalu dan melangkah menuju hari esok.”

Beberapa hari lalu, KTT Arab telah berakhir di Baghdad. Seperti biasa, tak ada output lain kecuali pembacaan statemen akhir dalam KTT tersebut.

Zisser mengimbau pimpinan Israel untuk akur dengan Donald Trump, alih-alih mengkritiknya. “Kita harus membantu Trump dalam hal ini. Terutama karena dia bukan hanya tidak memusuhi Israel, tapi bertindak demi kepentingannya.”

Menurutnya, satu-satunya ancaman yang mengarah kepada Israel berasal dari Ansharullah Yaman dan Iran. Zisser menyatakan, ancaman-ancaman ini masih menghantui Israel kendati Trump berusaha melakukan langkah-langkah diplomatik.

Kesetiaan negara-negara Arab dengan Kesepakatan Abraham terjadi di saat negara-negara Eropa, bahkan sejumlah anggota Senat AS, dikabarkan menekan Israel untuk menghentikan blokade Gaza.

Negara-negara Eropa berencana mengadakan rapat resmi pada 20 Mei untuk mengkaji kesepakatan kerja sama Uni Eropa dan Israel. Rapat ini diadakan atas permintaan para anggota Uni Eropa. Agenda utamanya adalah mengevaluasi perilaku Israel dalam perang Gaza dan pengaruhnya dalam hubungan dagang Tel Aviv-Uni Eropa.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *