Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Turki dan Israel Bangun Saluran Komunikasi Baru untuk Cegah Ketegangan Militer di Suriah

POROS PERLAWANAN — Turki dan Israel telah menyepakati pembentukan saluran komunikasi langsung guna mencegah potensi konfrontasi militer di Suriah. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran bersama atas eskalasi konflik dan upaya menjaga stabilitas Kawasan yang semakin kompleks.

Menurut laporan jaringan berita Israel i24 News dan situs independen Middle East Eye pada Kamis 22 Mei, kesepakatan awal ini merupakan hasil dari serangkaian pembicaraan yang digelar secara tertutup di Ibu Kota Azerbaijan, Baku, pada April lalu.

Mekanisme Pencegahan Ketegangan

Saluran komunikasi ini bertujuan untuk memungkinkan pertukaran informasi cepat dan koordinasi strategis antara Militer Turki dan Israel, guna mencegah insiden tak diinginkan di wilayah udara maupun darat Suriah.

“Fokus utama dari saluran ini adalah mencegah konflik langsung dan membangun kepercayaan di lapangan,” kata salah satu sumber diplomatik yang dikutip Middle East Eye.

Pembicaraan lebih lanjut dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini di Baku. Tujuannya adalah mencapai kesepakatan yang lebih komprehensif, termasuk pengaturan wilayah operasional dan penghindaran gesekan militer antara kedua negara di wilayah Suriah, khususnya di area strategis tengah yang dikenal sebagai “Garis Palm”.

Posisi Turki dan Israel di Suriah

Sumber dari Kementerian Pertahanan Turki menegaskan bahwa belum ada pengumuman resmi yang akan dikeluarkan saat ini, namun negosiasi berjalan positif. Pemerintah Turki sebelumnya menyatakan secara tegas bahwa mereka tidak akan membiarkan Suriah menjadi wilayah yang secara bebas dapat digunakan oleh kekuatan asing, termasuk Israel, untuk melancarkan serangan sepihak.

Sumber tersebut juga menyebut bahwa Israel dikabarkan bersedia menyetujui pengerahan terbatas pasukan darat Turki, termasuk tank dan unit infanteri, di wilayah utara garis kesepakatan. Namun, penempatan sistem pertahanan udara dan radar Turki menjadi isu sensitif, karena dapat memantau aktivitas Militer Israel di Kawasan.

“Letak dan kemampuan radar serta sistem pertahanan Turki menjadi titik negosiasi penting,” ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dimensi Diplomatik Regional

Selain pembicaraan bilateral antara Turki dan Israel, laporan juga mengungkap bahwa terdapat dialog tidak langsung yang sedang berlangsung antara Israel dan Pemerintah Suriah, juga difasilitasi di Baku. Turki dan Azerbaijan disebut memainkan peran penting sebagai tuan rumah dan pendukung dalam proses ini.

Diskusi tersebut disebut-sebut fokus pada langkah-langkah membangun kepercayaan antara Israel dan Suriah, langkah yang sangat jarang terjadi mengingat sejarah permusuhan panjang antara kedua negara.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *