Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Senator AS Kecam Keterlibatan Washington dalam Bencana Gaza: ‘Sejarah Tidak Akan Melupakan’

POROS PERLAWANAN — Suara kritik terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat semakin nyaring di dalam negeri, ketika dua senator berpengaruh, Bernie Sanders dan Chris Murphy, secara terbuka mengecam peran AS dalam perang di Jalur Gaza dan dampak kemanusiaan yang ditimbulkan.

Sanders: “Sejarah Tidak Akan Pernah Melupakan”

Senator independen Bernie Sanders, yang dikenal dengan sikap progresifnya, mengeluarkan pernyataan tegas bahwa keterlibatan Amerika dalam mendukung operasi militer Israel di Gaza akan dicatat dalam sejarah sebagai kontribusi terhadap bencana kemanusiaan.

“Sejarah tidak akan pernah melupakan keterlibatan Amerika Serikat dengan Israel dalam menciptakan bencana kemanusiaan yang mengerikan di Gaza,” ujar Sanders, seperti dikutip dari Al Jazeera pada Kamis 22 Mei.

Ia menyerukan kepada Kongres untuk segera menghentikan pendanaan militer kepada Pemerintahan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, yang ia sebut telah menggunakan bantuan AS untuk memperpanjang penderitaan warga sipil Palestina.

Murphy: “Setengah Juta Warga Gaza Terancam Kelaparan”

Senator Chris Murphy, yang duduk di Komite Hubungan Luar Negeri Senat, juga mengungkapkan keprihatinan serius terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza, memperingatkan bahwa: “Bantuan yang diizinkan Israel untuk masuk ke Gaza tidak mencukupi. Saat ini, sekitar 500.000 orang di wilayah itu menghadapi risiko kelaparan”.

Murphy menambahkan bahwa upaya internasional harus difokuskan pada peningkatan akses bantuan kemanusiaan dan gencatan senjata segera demi mencegah tragedi yang lebih luas.

Tekanan Publik dan Politik Meningkat

Pernyataan kedua senator ini mencerminkan meningkatnya tekanan dari opini publik dan kelompok hak asasi manusia di dalam negeri. Protes anti-perang dan aksi mahasiswa yang mendesak penghentian dukungan AS terhadap Israel telah berlangsung di berbagai universitas dan kota besar di seluruh Amerika Serikat.

Para analis menilai bahwa dukungan tak terbatas Washington terhadap Israel kini mulai dipertanyakan secara serius di panggung politik nasional, di tengah sorotan global atas krisis kemanusiaan di Gaza.

Konsekuensi Diplomatik dan Moral

Sementara Pemerintah AS terus menyuarakan dukungan terhadap “hak membela diri” Israel, suara-suara seperti Sanders dan Murphy memperingatkan bahwa sikap ini membawa dampak moral dan diplomatik yang dalam bagi kredibilitas Amerika Serikat.

“Kita tidak bisa terus membiayai perang yang membunuh ribuan anak dan memaksa jutaan orang hidup dalam pengepungan,” ujar Sanders dalam salah satu wawancara pekan ini.

Pernyataan tajam dari senator-senator terkemuka seperti Bernie Sanders dan Chris Murphy menunjukkan adanya pergeseran dalam lanskap politik AS, di mana semakin banyak pihak yang mendesak perubahan arah kebijakan luar negeri, khususnya terkait konflik Israel-Palestina.

Di tengah penderitaan yang terus berlangsung di Gaza, desakan untuk bertindak membela Palestina kini tidak hanya datang dari luar negeri, tetapi juga dari dalam ruang legislatif Amerika sendiri.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *