Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas Tanggapi Pengakuan Mantan Menhan Israel Soal Pembentukan Kelompok Bersenjata dari Anasir Takfiri di Gaza

Hamas Tolak Bantuan Kemanusiaan yang Dijadikan Alat Pemerasan Politik oleh Rezim Pendudukan

POROS PERLAWANAN – Hamas merespons pernyataan mantan Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman, yang mengungkap keterlibatan rezim Tel Aviv dalam mempersenjatai kelompok-kelompok bersenjata (yang anggotanya terdiri atas anasir Takfiri yang berafiliasi dengan ISIS atau Al-Qaeda) di Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dikutip oleh Kantor Berita Mehr pada Kamis 5 Juni, Hamas menyebut pengakuan Lieberman sebagai “pengungkapan kebenaran yang sangat berbahaya”.

“Pernyataan Ketua partai Israel Rumah Kami ini membuktikan bahwa militer Zionis sengaja mempersenjatai geng-geng kriminal di Gaza untuk menciptakan instabilitas keamanan dan sosial,” bunyi pernyataan tersebut.

Hamas menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Israel untuk memperburuk krisis kemanusiaan, termasuk memblokade bantuan dan memicu kelaparan di wilayah yang sudah terkepung itu.

Koordinasi dengan “Gerombolan Pencuri”

Gerakan Perlawanan Palestina itu menyatakan bahwa pengakuan Lieberman memperkuat temuan lapangan mereka selama berbulan-bulan.

“Ada koordinasi jelas antara kelompok-kelompok penjarah dan tentara bayaran lokal dengan Militer Zionis dalam mencuri bantuan kemanusiaan dan memperparah penderitaan rakyat kami,” tegas Hamas.

Mereka juga menuding Israel tidak hanya mengandalkan serangan militer, tetapi juga secara aktif mengorganisasi penjarahan dan kelaparan melalui kelompok-kelompok bersenjata tersebut.

“Tujuannya jelas, yaitu mematahkan tekad perlawanan rakyat Palestina,” tambah pernyataan itu.

Ancaman bagi Stabilitas Gaza

Hamas menyebut kelompok-kelompok bersenjata itu sebagai “alat Zionis” yang beroperasi di bawah pengawasan langsung Israel.

“Mereka adalah pengkhianat dan musuh nyata rakyat Palestina. Mereka akan dimintai pertanggungjawaban oleh kekuatan rakyat dan lembaga yang berwenang,” tegas Hamas.

Gerakan Perlawanan tersebut juga mengimbau warga Palestina untuk meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama dengan otoritas keamanan guna mencegah aksi-aksi yang merugikan masyarakat.

“Kami mendesak rakyat untuk tidak memberikan dukungan kepada geng-geng ini dan bersama-sama melindungi aset nasional dari ancaman dalam negeri yang direkayasa Rezim Pendudukan,” pungkas Hamas.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *