Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Sebut Trump Terlibat dalam Skandal Pedofilia Epstein, Musk Siapkan ‘Bom’ untuk Presiden AS

Sebut Trump Terlibat dalam Skandal Pedofilia Epstein, Musk Siapkan ‘Bom’ untuk Presiden AS

POROS PERLAWANAN – Perseteruan antara Donald Trump dan Elon Musk terus memanas. Melalui cuitan di X, Musk menyatakan bahwa nama Trump terdapat dalam berkas-berkas kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Sebab itu, berkas-berkas tersebut tidak dipublikasikan.

Diberitakan Fars, Epstein adalah seorang kapitalis dan pakar keuangan AS. Dia dikenal lantaran hubungan dekatnya dengan sejumlah tokoh ternama, seperti Trump dan Bill Clinton. Epstein juga dikenal lantaran dakwaan penyelundupan seksual dan tindak pedofilia.

Kematian misterius dan mendadak Epstein masih menjadi teka teki tak terpecahkan di AS.

Di tahun 2008, Epstein divonis atas kejahatan seksual. Setelah dibebaskan pada tahun 2019, ia kembali ditangkap atas tuduhan penyelundupan seksual.

Dia mati pada 10 Agustus 2019 di dalam selnya di sebuah penjara federal New York. Versi resmi menyebutkan, Epstein mati bunuh diri dengan menggantung diri. Namun rusaknya kamera CCTV, pengabaian para penjaga, dan temuan-temuan medis yang lebih mirip dengan kasus pembunuhan, memicu kecurigaan dan spekulasi bahwa dia dibunuh demi mencegah pengungkapan rahasia orang-orang berpengaruh.

Epstein dikenal dengan Trump, Clinton, dan Pangeran Andrew dari Kerajaan Inggris. Sebab itu, setelah kematiannya, dia dijuluki sebagai “penyimpan rahasia orang-orang berkuasa” atau “pria yang tahu banyak hal.”

Julukan-julukan ini terutama berkaitan dengan “daftar pelanggannya.” Daftar ini diduga berisi nama para pesohor, termasuk Trump, yang terkait dengan aktivitas ilegal Epstein.

Musk mengancam Trump bahwa dirinya akan mengungkap lebih banyak lagi terkait masalah ini. “Ini saatnya melempar sebuah bom yang benar-benar besar. Simpan postingan ini untuk masa depan. Kebenaran akan terungkap,” cuit Musk.

Tags: