Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Fasilitas Militer ‘Sensitif’ AS di Pangkalan Al-Udeid Qatar Rusak Signifikan Akibat Serangan Rudal Balasan Iran

POROS PERLAWANAN – Citra satelit yang dirilis Associated Press (AP) pada Jumat 11 Juli, mengonfirmasi kerusakan signifikan pada Pangkalan Udara Al-Udeid, Qatar. Fasilitas militer utama Amerika Serikat di kawasan Teluk itu rusak akibat serangan rudal balasan Iran. Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional, menyusul agresi militer AS terhadap instalasi nuklir Iran.

Dalam laporan itu, Associated Press menyebutkan bahwa salah satu sasaran serangan adalah sebuah kubah geodesik, struktur setengah bola yang digunakan untuk melindungi peralatan komunikasi sensitif. Kubah tersebut diyakini menyimpan sistem komunikasi aman milik Militer AS.

Foto satelit yang dianalisis oleh Planet Labs PBC menunjukkan kondisi kubah tersebut masih utuh pada pagi hari 23 Juni, hanya beberapa jam sebelum serangan. Namun, citra berikutnya yang diambil pada 25 Juni dan seterusnya memperlihatkan kubah tersebut hancur total, dengan kerusakan tambahan terdeteksi pada beberapa bangunan di sekitarnya. Sebagian besar area lain di pangkalan tampak tetap utuh.

Kubah itu sendiri, yang dikenal sebagai radome, merupakan bagian dari sistem komunikasi yang dilindungi dari gangguan cuaca maupun penyadapan. Perangkat di dalamnya, termasuk antena parabola, dipasang oleh Wing Udara Ekspedisi ke-379 Angkatan Udara AS sejak 2016, dengan nilai investasi mencapai USD 15 juta.

Baik Militer AS maupun Pemerintah Qatar belum memberikan pernyataan resmi terkait dampak serangan tersebut, meskipun laporan ini telah beredar luas di media internasional.

Serangan rudal pada 23 Juni merupakan bagian dari “Operasi Kemenangan Terberkati”, yang dilancarkan Iran sebagai respons langsung terhadap serangan udara Amerika terhadap tiga fasilitas nuklir di wilayah Iran. Serangan ini juga berlangsung di tengah perang 12 hari yang dipaksakan oleh entitas Zionis terhadap Gaza, yang telah memicu gelombang reaksi dari Poros Perlawanan di seluruh Kawasan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *