Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Presiden Aoun: Normalisasi dengan Israel Tak Ada dalam Agenda Kebijakan Luar Negeri Lebanon

POROS PERLAWANAN – Presiden Lebanon, Jenderal Joseph Aoun menegaskan bahwa negaranya tidak memiliki rencana untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, di tengah meningkatnya tekanan diplomatik dan ketegangan regional yang kian membara.

Menurut laporan Al JAzeera pada Jumat 11 Juli, dalam pertemuan dengan delegasi Dewan Hubungan Arab dan Internasional yang berlangsung di Beirut, Aoun menyatakan dengan tegas bahwa normalisasi hubungan dengan rezim Zionis “tidak ada dalam agenda kebijakan luar negeri Lebanon saat ini”. Pernyataan itu disampaikan di tengah gelombang normalisasi yang terus digencarkan oleh beberapa negara Arab dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden Aoun juga menegaskan bahwa keputusan untuk memonopoli kepemilikan senjata di tangan negara, yakni Pemerintah Pusat dan Angkatan Bersenjata resmi bersifat final dan tidak dapat ditarik kembali. Ini merupakan pernyataan strategis dalam konteks dinamika internal Lebanon, di mana Kelompok Perlawanan seperti Hizbullah tetap memainkan peran militer penting dalam menghadapi ancaman eksternal, khususnya dari Israel.

Menyentuh hubungan bilateral dengan Damaskus, Aoun menekankan bahwa Lebanon berkomitmen untuk membina relasi yang kokoh dengan Suriah. Ia menyatakan bahwa terdapat koordinasi aktif antara lembaga keamanan kedua negara dalam menjaga stabilitas kawasan perbatasan.

“Stabilitas Lebanon adalah stabilitas Suriah,” ujar Aoun, menekankan pentingnya sinergi keamanan di tengah kompleksitas geopolitik regional.

Lebih lanjut, Aoun mengecam keberadaan pasukan Pendudukan Israel di wilayah Lebanon dan pelanggaran berulang terhadap resolusi internasional, khususnya Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB. Ia menyebut bahwa pelanggaran ini telah memperburuk situasi keamanan, terutama di wilayah selatan Lebanon, pinggiran kota Beirut, dan kawasan rentan lainnya.

“Selama pendudukan terus berlangsung dan Israel mengabaikan komitmen internasional, stabilitas sejati di perbatasan selatan akan tetap rapuh,” tegas Aoun, menyerukan komunitas internasional untuk bertindak lebih tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran Israel tersebut.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *