Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Respons Cepat Yaman Balas Agresi Terbaru Israel

POROS PERLAWANAN – Kurang dari 24 jam setelah rezim Pendudukan Israel melancarkan serangan ke Pelabuhan Hudaidah, Angkatan Bersenjata Yaman merespons dengan serangkaian operasi militer presisi, menegaskan tekad mereka dalam solidaritas terhadap Gaza.

Mengutip Tehran Times, dalam pernyataan resmi pada Selasa 23 Juli, Juru Bicara militer Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree mengonfirmasi bahwa Pasukan Yaman telah meluncurkan rudal balistik hipersonik “Palestina 2” ke Bandara Ben Gurion, Tel Aviv. Serangan ini disebut berhasil mencapai sasarannya secara akurat.

“Serangan kami memaksa jutaan pemukim Zionis penjajah mengungsi ke tempat perlindungan dan menghentikan seluruh operasi bandara,” ujar Saree dalam siaran televisi.

Saree menekankan bahwa serangan ini merupakan respons langsung atas genosida yang terus dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza. Saree juga menegaskan bahwa operasi militer serupa akan terus berlanjut hingga perang genosida dihentikan dan blokade atas Gaza dicabut.

Saree menyampaikan apresiasi mendalam kepada rakyat Yaman atas dukungan tanpa henti terhadap perjuangan Palestina serta keteguhan mereka menolak dominasi asing atas dunia Arab dan Islam.

Aksi Massa dan Dukungan Publik

Di dalam negeri, dukungan rakyat Yaman terhadap Palestina terus terlihat jelas. Setiap Kamis, jalan-jalan di Ibu Kota Sanaa dan berbagai kota lainnya dipenuhi demonstran yang menyerukan solidaritas untuk Gaza dan Palestina, sebuah tradisi yang telah berlangsung hampir 20 bulan.

Saree juga memberi penghormatan kepada rakyat Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat atas pengorbanan mereka. Ia memuji keberanian pasukan Perlawanan Palestina yang disebutnya “membela kehormatan dunia Arab dan Islam”.

Konfirmasi dari Israel

Militer Israel mengonfirmasi adanya rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman dan menyebut bahwa sirene peringatan berbunyi di sejumlah wilayah. Akibat serangan tersebut, Bandara Ben Gurion sempat menangguhkan seluruh operasional penerbangan.

Media Israel juga melaporkan peluncuran rudal tambahan dari Yaman setelah pengumuman resmi pasukan Yaman disampaikan.

Sebelumnya, Yaman juga mengeklaim telah melancarkan operasi drone yang menargetkan lima situs strategis dan militer utama di Wilayah Pendudukan, termasuk: Bandara Ben Gurion, Fasilitas militer di Tel Aviv, Pelabuhan Eilat, Bandara Ramon, dan lokasi vital di wilayah Ashdod. Serangan itu dilakukan oleh lima drone, yang menurut Saree, “berhasil menunaikan misinya”.

Pernyataan Tegas dari Sanaa

Pemerintah di Sanaa menegaskan bahwa seluruh operasi militer ini merupakan balasan atas agresi Israel, termasuk serangan drone baru-baru ini ke Pelabuhan Hudaidah. Mereka menyatakan bahwa tindakan Militer Yaman adalah bagian dari “kewajiban agama, moral, dan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina”.

Para analis militer mencatat bahwa serangan rutin Israel ke Pelabuhan Hudaidah sejauh ini gagal menghentikan dukungan Militer Yaman untuk Gaza, khususnya blokade maritim terhadap kapal-kapal Israel dan kapal yang menuju pelabuhan Israel melalui Laut Merah.

Ironisnya, menurut pejabat Sanaa, agresi Israel justru memperkuat solidaritas domestik dan legitimasi rakyat Yaman terhadap operasi militer yang mereka jalankan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *