Rencana Hamas Sergap dan Tawan para Serdadu Israel di Gaza
POROS PERLAWANAN – Gerai-gerai berita Israel mengabarkan penyergapan yang dilakukan Perlawanan Palestina di dekat sebuah koridor logistik di selatan Gaza. Kali ini, penyergapan itu bertujuan menawan para serdadu Zionis.
Dilansir Fars, Radio Militer Israel menyatakan bahwa aksi Perlawanan Palestina itu adalah sebuah kejadian berbahaya, yang bisa saja membebankan tanggungan berat bagi Militer Israel. Radio Militer Israel memberitakan, 12 personel Perlawanan Palestina merancang penyergapan untuk menyandera serdadu Israel.
“Para personel ini dilengkapi dengan RPG dan senapan AK-47. Pagi hari kemarin, pasukan ini keluar dari sebuah terowongan di Khan Younis. Mereka lalu mengambil posisi di sebuah koridor yang dilintasi pasukan Israel. Namun mereka menutup diri dengan selimut, sehingga menyulitkan pelacakan dan pengejaran mereka,” lapor Radio Militer Israel.
“Pasukan dari Brigade Golani menggunakan sebuah drone untuk merekam lalu lalang pasukan Palestina. Ketika mereka melihat drone tersebut, mereka segera masuk ke terowongan.”
Berbarengan dengan keluarnya pasukan Perlawanan, sebuah drone milik Hamas juga terbang di kawasan tersebut. Militer Israel memperkirakan, mungkin ada lebih banyak pasukan Perlawanan yang menggunakan drone itu untuk mengamati situasi, demi memastikan mereka tidak dikejar pasukan Israel.
“Perlawanan berusaha menjalankan sebuah skenario ganda, yaitu membunuh atau menawan serdadu Israel demi mendapatkan capaian lapangan.”
“Kejadian ini menunjukkan bahwa pasukan Hamas bukan dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 2-3 orang. Kita harus mewaspadai kelompok-kelompok besar bersenjata yang mengenal kawasan dengan baik, memosisikan diri di tempat penyergapan secara terencana, dan mengontrol situasi dengan menggunakan drone.”
“Kemungkinan pasukan Hamas sudah memiliki informasi tentang lokasi itu dan menyiapkan diri untuk sejumlah skenario. Skenario terbaik bagi mereka adalah menawan serdadu Israel. Apalagi pasukan Israel sedang mengalami kemerosotan di kawasan tersebut.”
