Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

‘Waktu Seolah Terhenti’ di Pemukiman-pemukiman Zionis Dekat Perbatasan Lebanon

‘Waktu Seolah Terhenti’ di Pemukiman-pemukiman Zionis Dekat Perbatasan Lebanon

POROS PERLAWANAN – Di saat para pejabat Israel meminta para pemukim Zionis di utara Tanah Pendudukan kembali ke daerah mereka usai perang dengan Hizbullah, berbagai laporan mengungkap bahwa kawasan-kawasan tersebut masih tidak berpenghuni.

Diberitakan Fars, seorang penghuni pemukiman Shtula, Avner Eliyahu bercerita bahwa di awal perang, dia menyerahkan vilanya kepada para serdadu Israel atas permintaan Militer Rezim Zionis. Namun vila tersebut disasar langsung oleh rudal-rudal terpandu saat Hizbullah melancarkan serangan. Kini, Eliyahu mengaku bahwa dirinya ditinggal sendirian dalam menghadapi sistem ini.

“Saat saya menuntut ganti rugi, mereka berkata bahwa saya menyerahkan rumah saya secara sukarela,” kata Eliyahu.

Sehubungan dengan ini, pemukim lain di Shtula, Natalie Galil mengatakan,”Rumah saya digempur dengan 2 rudal. Sekarang kami sudah akan memasuki September, namun kami belum menerima satu pun Shekel untuk semua properti kami yang hancur sepenuhnya.”

“9 bulan berlalu sejak berakhirnya perang di front utara. Namun tampaknya waktu seolah terhenti di pemukiman Shtula di Galilea Barat,” lapor media-media Zionis.

Media-media ini memberitakan, kolam renang umum rusak, toko-toko tutup, dan keheningan jalanan menunjukkan bahwa pemukiman itu tidak berpenghuni. 70 rumah dari 100 rumah di pemukiman Zionis itu juga mengalami kerusakan. Hanya 20 rumah yang sudah diperbaiki dan bisa ditempati, sementara ada 15 rumah di Shtula yang luluh lantak sepenuhnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *