Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Brigade al-Qassam Rilis ‘Foto-foto  Perpisahan para Tawanan’ di Tengah Operasi di Gaza

Brigade al-Qassam Rilis ‘Foto-foto  Perpisahan para Tawanan’ di Tengah Operasi di Gaza

POROS PERLAWANAN – Sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam memublikasikan sebuah postingan di saluran Telegramnya pada Sabtu 20 September. Postingan itu berisi foto-foto 46 tawanan Israel, baik yang tewas maupun yang masih hidup, di Jalur Gaza saat Militer Zionis melancarkan serangannya ke Gaza.

Al-Mayadeen melaporkan, postingan tersebut disertai dengan pesan: “Karena kekakuan Netanyahu dan kepatuhan Zamir; [ini adalah] foto perpisahan saat operasi di Gaza dimulai.”

Postingan tersebut dimulai dengan foto Ron Arad dengan nomor seri pembuka “01.” Di bawah setiap foto tawanan berikutnya terdapat nama Arad dan nomor seri yang diberikan kepada masing-masing. Hal ini menyiratkan bahwa tawanan yang ditahan di Gaza akan mengalami nasib yang sama seperti Arad.

Ron Arad adalah seorang perwira Militer Israel yang pesawatnya ditembak jatuh di atas Lebanon Selatan pada 16 Oktober 1986. Kendati Rezim Zionis telah melakukan pencarian besar-besaran, mereka  tidak pernah menemukan bukti yang meyakinkan mengenai nasibnya.

Sebelum ini, Rezim Zionis pada Senin 15 September lalu mengumumkan bahwa mereka telah memulai serangan darat besar-besaran untuk menduduki Gaza. Operasi ini dimulai setelah kunjungan Menlu AS Marco Rubio ke Quds. PM Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa tujuan serangan ini adalah untuk menghancurkan Hamas.

Meski demikian,  al-Qassam dalam pernyataannya menegaskan bahwa Gaza akan diubah menjadi kuburan bagi tentara Rezim Pendudukan. “ Kami mengatakan kepada pimpinan militer dan politik musuh: Gaza tidak akan menjadi mangsa mudah bagi tentara lemah kalian. Kami tidak takut kepada kalian dan siap untuk mengirim nyawa prajurit kalian ke neraka. Kami telah mempersiapkan pasukan dari pejuang berani syahid, ribuan penyergapan, dan bom yang dirancang secara teknis untuk kalian. Gaza akan menjadi kuburan pasukan kalian,” tandas al-Qassam dalam statemennya.

“Kalian telah terlibat dalam perang yang sangat brutal, yang akan disertai dengan jumlah korban tewas dan tawanan yang lebih besar bagi kalian. Kami telah melatih para pejuang kami untuk menanam bom di kabin kendaraan-kendaraan kalian. Buldoser serta mesin-mesin kalian juga akan menjadi target khusus para pejuang kami, yang akan menyebabkan jumlah tawanan kalian bertambah.”

“Tawanan kalian tersebar di berbagai wilayah Gaza. Selama Netanyahu memutuskan untuk membunuh mereka, kami tidak akan melindungi nyawa mereka. Dimulainya dan meluasnya operasi keji ini berarti bahwa tidak ada tawanan, baik yang hidup maupun yang mati, yang akan menjadi milik kalian. Nasib mereka semua akan sama seperti nasib Ron Arad”.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *