Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Jurnalis Israel: Netanyahu Hanya ‘Kalahkan’ Hamas dalam Fantasinya

Jurnalis Israel: Netanyahu Hanya ‘Kalahkan’ Hamas dalam Fantasinya

POROS PERLAWANAN –  Menanggapi berbagai operasi berani syahid terhadap para serdadu Zionis, jurnalis Israel, Avi Ashkenazi mengajukan pertanyaan berikut: “Apa yang sedang dilakukan Israel?”

Dilansir Fars, Ashkenazi mengakui bahwa “mengalahkan Hamas” tidak lebih dari fantasi PM Benyamin Netanyahu. “Netanyahu tidak memiliki program jangka panjang dan arah strategis untuk isu Gaza dan hari esok usai berakhirnya perang,” kata Ashkenazi.

Dia menyoroti didudukinya Rafah hingga 2 kali oleh Militer Israel dan penghancuran gedung-gedung di kota tersebut. Ia mengakui bahwa tindakan-tindakan tersebut tidak menghalangi sel-sel Hamas untuk melanjutkan perlawanan.

Akhir-akhir ini, operasi-operasi berani syahid terhadap serdadu Zionis kian meningkat. Pada hari Kamis 18 September lalu, seorang warga Yordania bernama Abdulmuthalib al-Qaysi melakukan sebuah operasi amat penting di perlintasan batas al-Karamah.

Operasi itu menewaskan 2 serdadu Zionis. Al-Qaysi adalah seorang pensiunan militer Yordania yang memasuki lokasi dengan sebuah truk. Awalnya dia menembak dari jarak dekat, kemudian menyerang pasukan penjaga perbatasan Israel dengan senjata tajam.

Menanggapi operasi tersebut, Netanyahu pada Jumat ini melayangkan peringatan ke Yordania. Dia menganggap Amman bertanggung atas terjadinya operasi tersebut.

“Sama seperti kawasan-kawasan lain di Gaza, Rafah membuktikan bahwa Hamas tidak terkalahkan hingga pejuang dan senjata terakhir. Hamas hanya mengubah taktik tempurnya dan berpaling kepada perang gerilya,” ujar Ashkenazi.

Sembari mengakui bahwa Hamas tengah menyasar titik-titik lemah Israel, Ashkenazi berkata bahwa klaim para politisi Zionis soal “menyerahnya Hamas” tidak  lebih dari “omong kosong tak berdasar.”

Jurnalis Israel ini mengungkit insiden di Rafah yang menewaskan 4 perwira dan melukai 3 lainnya, lalu menggulirkan pertanyaan berikut:”Sebelum pasukan Israel masuk, apakah drone-drone sudah digunakan untuk mensterilkan lokasi? Apakah pasukan Israel telah menggunakan kawasan tersebut sebelum ini? Kapan paket-paket bom dipasang dan bagaimana caranya diaktifkan?”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *