Alih-alih Cegah Operasi Militer Yaman, Misi Militer Eropa Hanya Bisa Evakuasi Awak Kapal yang Diserang
POROS PERLAWANAN – Misi Eropa “Aspides” yang bertugas melindungi pelayaran Zionis mengumumkan bahwa kapal MINERVAGRACHT, yang baru-baru ini diserang di Teluk Aden, kini terapung-apung di laut setelah terbakar akibat serangan tersebut.
Diberitakan al-Masirah, Aspides menyatakan bahwa kalau awak kapal udah dievakuasi tanpa ada korban jiwa. Operasi penyelamatan dan evakuasi dikabarkan berjalan lancar meski kondisi laut sedang tidak bersahabat.
Pernyataan ini dianggap sebagai pengakuan kegagalan, karena misi Eropa itu tidak mampu memberikan perlindungan apa pun bagi pelayaran Zionis atau kapal-kapal yang melanggar keputusan larangan Yaman. Dengan demikian, misinya hanya sebatas mengevakuasi awak kapal, tanpa sanggup menghadapi operasi Angkatan Bersenjata Yaman.
Aktivis dan media internasional menyebarkan video yang menunjukkan kapal tersebut saat tenggelam dan evakuasi awak kapal menggunakan helikopter.
Kejadian ini terjadi setelah Angkatan Bersenjata Yaman menembakkan rudal bersayap ke kapal MINERVAGRACHT di Teluk Aden karena melanggar larangan masuk ke pelabuhan-pelabuhan Tanah Pendudukan.
Angkatan Bersenjata Yaman dalam pernyataannya pada Rabu 1 Oktober menyebutkan, serangan tersebut dilakukan di Teluk Aden dengan menggunakan rudal bersayap yang langsung mengenai kapal tersebut hingga terbakar dan terancam tenggelam. Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Sareee menegaskan bahwa operasi militer mereka akan terus berlanjut dan tidak akan berhenti sampai agresi dihentikan dan blokade terhadap Jalur Gaza dicabut.
Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan akan terus memberlakukan larangan pelayaran laut terhadap musuh Israel di Laut Merah, Laut Arab, Selat Bab al-Mandeb, dan Teluk Aden. Saree kembali memperingatkan semua perusahaan dan kapal tentang konsekuensi pelanggaran larangan yang telah diumumkan sebelumnya.
