Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat

Tiongkok Jatuhkan Sanksi kepada Lima Perusahaan Pembuat Kapal AS

POROS PERLAWANAN — Kementerian Perdagangan Tiongkok mengumumkan pelarangan bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk berbisnis dengan lima anak perusahaan pembuat kapal Korea Selatan, Hanwha Ocean yang beroperasi di Amerika Serikat.

Menurut laporan ABC News pada Selasa 14 Oktober, sanksi tersebut ditujukan kepada lima perusahaan pembuat kapal Amerika yang berafiliasi dengan Hanwha Ocean. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Beijing dan Washington di sektor maritim global.

Departemen Perdagangan AS menyatakan bahwa pihaknya tengah meninjau hasil investigasi Washington terkait meningkatnya dominasi Tiongkok dalam industri galangan kapal dunia. Hasil awal investigasi menunjukkan bahwa ekspansi industri galangan kapal Tiongkok telah menekan daya saing perusahaan-perusahaan Amerika.

Investigasi itu pertama kali diluncurkan oleh Perwakilan Dagang AS pada April 2024. Sanksi yang diberlakukan Tiongkok kali ini akan segera berlaku, melarang organisasi maupun individu di Tiongkok untuk melakukan transaksi, kerja sama, atau aktivitas bisnis apa pun dengan anak perusahaan Hanwha Ocean di AS.

Akibat pengumuman tersebut, saham Hanwha Ocean anjlok lebih dari 8 persen.

Dalam beberapa bulan terakhir, sektor pengiriman dan pembuatan kapal internasional menjadi titik panas dalam perseteruan perdagangan antara Washington dan Beijing, dengan kedua pihak saling mengenakan tarif dan biaya pelabuhan baru terhadap kapal masing-masing.

Sebagai catatan, Hanwha mengakuisisi Philly Shipyard yang berbasis di Pennsylvania senilai 100 juta Dolar AS pada akhir 2024. Pada Agustus lalu, perusahaan itu juga mengumumkan rencana investasi senilai 5 miliar Dolar AS untuk pembangunan dermaga dan pelabuhan baru, guna mendukung ambisi Amerika Serikat menghidupkan kembali kapasitas industri galangan kapal yang kompetitif di tingkat global.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *