Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas Kecam Keberpihakan Nyata CENTCOM Selaku ‘Pengawas Gencatan Senjata’ kepada Israel

Hamas Kecam Keberpihakan Nyata CENTCOM Selaku ‘Pengawas Gencatan Senjata’ kepada Israel

POROS PERLAWANAN – Kantor Penerangan Pemerintah Gaza mengecam keras klaim Pusat Komando AS (CENTCOM) tentang Hamas yang menjarah sebuah truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan di utara Khan Yunis. Kantor ini menyatakan, tuduhan tersebut sepenuhnya tidak benar dan dibuat-buat, serta merupakan bagian dari kampanye sistematis yang bertujuan untuk mendiskreditkan pasukan keamanan Palestina yang menjalankan tugas nasional dan kemanusiaan mereka dalam mengamankan dan melindungi konvoi bantuan.

Dilansir Fars, pernyataan itu mengungkit kontradiksi dalam pernyataan CENTCOM, juga tidak adanya bukti dan dokumen untuk mendukung klaim ini.

“Kami mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut kepada AS: siapakah mitra internasional yang disebut-sebut CENTCOM tanpa mengungkap nama mereka? Semua pihak internasional yang aktif di Gaza telah menegaskan dalam pernyataan resmi mereka bahwa tidak ada bukti pencurian atau perampokan oleh pasukan keamanan Palestina. Sebaliknya, para pencuri tersebut terkait dengan kelompok-kelompok kriminal yang didukung oleh Israel dan disokong dengan bantuan logistiknya.”

Menurut Kantor Penerangan Gaza, klaim Pemerintah AS bahwa hampir 40 negara dan organisasi internasional beroperasi di Gaza juga merupakan kebohongan, karena jumlah organisasi yang benar-benar aktif dalam memberikan bantuan kemanusiaan tidak lebih dari 22 organisasi. Sebagian besar dari mereka menghadapi hambatan dan pembatasan dari pihak Israel. , yang secara sistematis menghalangi masuknya bantuan.

“Kami bertanya kepada mereka: Apa yang telah dilakukan oleh CENTCOM dalam menghadapi kejahatan dan serangan harian yang dilakukan oleh Israel sejak dimulainya perjanjian gencatan senjata?”

“Di manakah CENTCOM dalam kasus pembunuhan terdokumentasi 250 warga Palestina (91% di antaranya adalah warga sipil), termasuk 97 anak-anak, 39 wanita, dan 10 lansia?”

“Apa yang dilakukan mereka soal terlukanya 579 warga Palestina yang telah didokumentasikan (99% di antaranya adalah warga sipil), termasuk 193 anak-anak, 131 wanita, dan 28 orang tua?”

“Apa yang telah mereka lakukan untuk menghadapi penangkapan 29 warga sipil oleh Israel selama periode gencatan senjata hingga sekarang?”

“Apa yang mereka lakukan untuk menyikapi Israel yang melakukan agresi tiap hari dan melewati garis kuning?”

“Bagaimana dengan pencegahan pengiriman bantuan dan bahan bakar meskipun ada kesepakatan? Israel hanya mengizinkan masuknya 10 persen bahan bakar yang dibutuhkan dan 24 persen dari total bantuan yang telah diberikan”

“Bagaimana dengan sikap Israel yang melarang masuknya peralatan berat yang diperlukan untuk mengeluarkan jenazah dari bawah reruntuhan?”

“Bagaimana sikap Militer AS soal dilarangnya ambulans dan kendaraan pertahanan sipil masuk Gaza, juga dilarangnya pemindahan korban luka dan pasien untuk dirawat di luar negeri?”

“Apakah mereka tidak mengetahui tentang pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan oleh Israel terhadap jenazah-jenazah syuhada Palestina serta mutilasi yang dilakukannya?”

Di akhir statemen, Kantor Penerangan Gaza menegaskan, diamnya CENTCOM terhadap kejahatan harian ini dan kesibukan mereka dalam menyebarkan narasi-narasi meragukan tentang polisi Palestina adalah bukti keberpihakan AS kepada Israel dan hilangnya kredibilitas CENTCOM sebagai pihak yang semestinya bersikap netral dalam mengawasi gencatan senjata.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *