Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah: Darah Para Syuhada Memperkuat Tekad Kami

POROS PERLAWANAN – Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah, Syekh Ali Damoush menegaskan bahwa upaya musuh untuk melemahkan Perlawanan melalui aksi teror justru berbalik memperkuat tekad kelompok tersebut. Pernyataan itu disampaikan dalam upacara pemakaman Haitsam Ali al-Thabathabai (Sayyid Abu Ali), salah satu Komandan terkemuka Hizbullah yang gugur dalam serangan Israel.

Menurut laporan IRNA, pada Senin 24 November, Damoush menyatakan bahwa kesyahidan Thabathabai “tidak akan menghentikan perjuangan” dan tidak akan mengalihkan Hizbullah dari jalur yang telah ditempuh sang Komandan.

“Darah para syuhada memperkuat kemauan dan komitmen kami. Kami tidak akan menyerah, karena kami mengikuti ajaran Imam Husein,” kata Damoush. Ia menambahkan bahwa sebanyak apa pun korban yang jatuh, akan selalu ada orang yang siap mengambil tanggung jawab di garis depan.

Damoush menekankan bahwa dorongan untuk melawan tidak akan melemah akibat serangan-serangan tersebut. “Kami adalah kelompok yang berpegang pada keyakinan kuat, berakar pada identitas, budaya, dan sejarah nasional kami,” ujarnya.

Ia menggambarkan Thabathabai sebagai Komandan yang “mencintai jihad dan perlawanan”, seorang pejuang yang berpindah dari satu front ke front lainnya selama lebih dari 35 tahun tanpa meninggalkan medan tempur. Menurutnya, Thabathabai juga memimpin Pertempuran Ulu al-Bas dengan “keberanian dan kewibawaan”.

“Dia selalu hadir ketika dibutuhkan, karena ia telah mendedikasikan hidupnya untuk Perlawanan dan tidak pernah gentar menghadapi kematian,” ujar Damoush.

Selain itu, Damoush menyerukan agar Pemerintah Lebanon mempertahankan kedaulatan negara dan melindungi warganya. Ia meminta Pemerintah untuk menolak tekanan asing, karena “konsesi yang diberikan sejauh ini tidak menghasilkan apa pun”.

“Selama musuh tidak mematuhi gencatan senjata, berbagai proposal atau rencana tidak memiliki arti bagi kami,” katanya.

Upacara pemakaman Syahid Thabathabai digelar pada Senin pagi di Beirut dengan kehadiran massa besar pendukung Hizbullah.

Hizbullah menyatakan bahwa pengorbanan Thabathabai akan menambah harapan dan keteguhan para pejuang. Darahnya, seperti darah para Komandan yang telah gugur sebelumnya, disebut sebagai dorongan bagi kesinambungan perlawanan.

Pada Minggu malam 23 November, Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan sebuah apartemen di Jalan Al-Areed, kawasan Al-Dahiya, Beirut selatan. Serangan itu menyebabkan kerusakan besar pada bangunan dan toko-toko di sekitarnya.

Presiden Lebanon, Joseph Aoun mengecam serangan tersebut, yang terjadi bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Lebanon. Ia menyebutnya sebagai bukti baru bahwa Israel mengabaikan seruan internasional untuk menghentikan agresi dan menolak upaya mencegah eskalasi di Kawasan.

Aoun menyerukan kepada komunitas internasional agar mengambil langkah tegas untuk menghentikan serangan Israel dan memulihkan stabilitas di Lebanon serta kawasan lebih luas.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *