Hamas Serukan Penanganan Mendesak untuk Membersihkan Sisa Senjata Israel di Gaza
POROS PERLAWANAN – Juru Bicara Hamas, Hazem Qasim menyerukan tindakan segera untuk membersihkan sisa-sisa senjata yang ditinggalkan Militer Israel di Jalur Gaza. Ia menyampaikan hal ini setelah serangkaian insiden yang menyebabkan korban di tengah warga, termasuk anak-anak.
Menurut laporan IRNA berdasarkan Kantor Berita Shahab, pada Senin malam 24 November, Qasim menegaskan bahwa senjata dan benda berbahaya yang tertinggal pascaoperasi militer Israel menimbulkan ancaman serius bagi seluruh penduduk Gaza. “Banyaknya anak yang terluka akibat sisa-sisa senjata ini menunjukkan bahaya yang terus mengancam keluarga-keluarga di Gaza di tengah berlanjutnya perang dan penghancuran,” ujarnya.
Qasim meminta lembaga internasional terkait untuk mengambil langkah cepat membersihkan semua sisa bahan peledak, yang ia sebut sebagai “bom waktu” yang dapat memicu ledakan sewaktu-waktu.
Pertahanan Sipil Gaza mengumumkan bahwa dua anak terluka pada Senin setelah ledakan sebuah benda mencurigakan yang ditinggalkan Militer Israel di lingkungan Al-Tuffah, Kota Gaza.
Kelompok Perlawanan itu sebelumnya telah memperingatkan tentang adanya peralatan, benda, dan mainan yang ditinggalkan tentara Israel di berbagai wilayah Gaza yang berpotensi membahayakan warga.
Menurut IRNA, kantor media Pemerintah Otoritas Palestina di Gaza sebelumnya merilis laporan bahwa sekitar 20.000 bom yang belum meledak masih tersebar di wilayah tersebut.
