Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas: Israel Mesti Ditekan untuk Implementasi Fase Kedua Kesepakatan

Hamas: Israel Mesti Ditekan untuk Implementasi Fase Kedua Kesepakatan

POROS PERLAWANAN – Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, mengatakan pada Selasa malam 9 Desember bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang mencari-cari alasan untuk tidak memulai fase kedua perjanjian Gaza.

“Netanyahu menggunakan kegagalan pengembalian jenazah tahanan terakhir sebagai dalih untuk berkelit dari memulai fase kedua,” kata Jubir Hamas, Hazem Qassem saat diwawancarai al-Jazeera, Fars melaporkan.

“Tekanan harus diberikan kepada Rezim Pendudukan untuk melaksanakan persyaratan fase pertama dan memulai fase kedua, bukan untuk memanipulasi perjanjian gencatan senjata,” imbuh Qassem.

Sementara itu. Hossam Badran, seorang pejabat senior Hamas lainnya, juga memperingatkan pada Selasa malam bahwa fase kedua rencana perdamaian AS untuk Jalur Gaza tidak akan terlaksana.

Berbicara kepada Kantor Berita Prancis, AFP, Badran mengatakan, “Selama Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata dan mengabaikan komitmennya, fase kedua rencana Trump tidak dapat dimulai.”

Dia mengingatkan bahwa berdasarkan kesepakatan, Rezim Zionis seharusnya membuka perlintasan Rafah di perbatasan dengan Mesir atau meningkatkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, tetapi hal itu tidak dilakukan.

Menurut Badran, Hamas sebelumnya telah menyerukan agar tekanan diterapkan pada Rezim Zionis untuk memaksa mereka mematuhi syarat-syarat gencatan senjata.

Tags: