Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Hizbullah: Konsesi Apapun yang Diberikan Lebanon kepada Israel, Takkan Hentikan Agresinya

Hizbullah: Konsesi yang Diberikan Lebanon kepada Israel Takkan Hentikan Agresinya

POROS PERLAWANAN – Dalam pertemuan untuk meninjau pelanggaran Israel terhadap wilayah Lebanon pada hari Kamis 11 Desember, Fraksi al-Wafa, yang berafiliasi kepada Hizbullah, dengan tegas mengkritik ketundukan para pejabat tinggi negara tersebut terhadap Zionis.

Fars melaporkan bahwa dalam pernyataan tersebut, fraksi tersebut menyoroti “konsesi yang diberikan Pemerintah Lebanon secara cuma-cuma” kepada Israel. Al-Wafa menekankan bahwa konsesi tersebut tidak akan menghentikan serangan Israel, karena mereka ingin terus menyerang Lebanon. Tel Aviv juga mendapat dukungan dari Washington dalam hal ini.

“Pejabat Lebanon saat ini memiliki kesempatan yang cukup untuk mencegah konsesi yang tidak perlu dan terburu-buru kepada musuh. Oleh karena itu, Pemerintah Lebanon harus menyatakan penghentian agresi sebagai syarat untuk melaksanakan perjanjian,” demikian tandas al-Wafa dalam statemennya.

Fraksi Kesetiaan kepada Perlawanan itu mengkritik nada kompromistis beberapa pihak dan tokoh terhadap Israel. Al-Wafa mencatat bahwa beberapa media telah memberikan tribun kepada Juru Bicara Israel dan mempromosikan pernyataan rezim tersebut. Hal ini, tegas al-Wafa, merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang Lebanon.

Sembari mengapresiasi alokasi kredit keuangan oleh Komisi Keuangan dan Anggaran untuk rekonstruksi wilayah-wilayah yang hancur, Fraksi al-Wafa menekankan bahwa ini adalah langkah fundamental dan diperlukan untuk menegaskan tanggung jawab Pemerintah terkait isu nasional ini.

Di akhir statemennya, fraksi tersebut  mengecam tindakan intimidasi, perampokan, dan ancaman yang dilakukan oleh AS terhadap banyak negara tertindas di dunia. Al-Wafa memperingatkan konsekuensi tindakan-tindakan AS nya bagi keamanan dan perdamaian internasional.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *