Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Prancis, AS, dan Saudi Dorong Pelucutan Senjata Hizbullah Lewat Konferensi Dukungan untuk Militer Lebanon

Hizbullah Takkan Biarkan Lebanon Normalisasi Hubungan dengan Israel

POROS PERLAWANAN — Kementerian Luar Negeri Prancis mengumumkan rencana penyelenggaraan konferensi internasional untuk mendukung Militer Lebanon, dengan partisipasi Amerika Serikat, Arab Saudi, dan Lebanon.

Menurut laporan Al Jazeera pada Kamis 18 Desember, Kementerian Luar Negeri Prancis menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Washington, Riyadh, dan Beirut untuk menggelar konferensi internasional tersebut pada Februari mendatang. Konferensi ini diklaim bertujuan memperkuat peran Militer Lebanon.

Sementara itu, Paris hanya menyampaikan kecaman verbal atas serangan Rezim Israel terhadap Lebanon. Pemerintah Prancis menyatakan pihaknya “memantau secara saksama situasi di Lebanon selatan” dan menyerukan penurunan eskalasi, tanpa disertai langkah konkret terhadap agresi Israel.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Prancis mengungkapkan bahwa pertemuan yang digelar di Paris pada hari yang sama membahas berbagai mekanisme untuk mendukung Militer Lebanon, khususnya dalam upaya mengendalikan kepemilikan senjata di negara tersebut.

Kementerian tersebut menyebutkan bahwa tujuan pertemuan adalah mendorong implementasi perjanjian gencatan senjata. Dalam konteks ini, Paris mengeklaim agenda tersebut juga mencakup pelucutan senjata Hizbullah.

Pernyataan itu menambahkan bahwa apabila diperlukan penundaan tenggat pelucutan senjata Hizbullah, isu tersebut akan dibahas bersama pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian terkait.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *