Agresi Israel Berulang di Lebanon Selatan, Kota Kafrahati Kembali Jadi Sasaran Serangan Udara
POROS PERLAWANAN — Militer Israel kembali melancarkan serangan udara terhadap wilayah Lebanon selatan, menandai berlanjutnya agresi Rezim Zionis di kawasan tersebut. Serangan ini dilaporkan menyasar sejumlah wilayah permukiman dan terjadi berulang kali meskipun terdapat perjanjian gencatan senjata yang masih berlaku.
Menurut laporan Al Jazeera pada Senin 12 Januari, agresi udara Israel kembali menargetkan kota Kafrahati di Lebanon selatan. Jaringan tersebut melaporkan bahwa kota tersebut diserang untuk kedua kalinya dalam kurun waktu singkat.
Siaran langsung Al Jazeera dari lokasi menunjukkan pemboman di wilayah Kafrahati, termasuk penargetan bangunan-bangunan tempat tinggal warga sipil. Asap terlihat membumbung dari area yang terkena serangan, sementara situasi keamanan dilaporkan masih belum stabil.
Dalam pernyataannya, Militer Israel berupaya membenarkan pelanggaran berulang terhadap perjanjian gencatan senjata serta pelanggaran atas kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon. Pihak Israel mengeklaim bahwa serangan tersebut ditujukan untuk menghantam infrastruktur milik Gerakan Perlawanan Hizbullah.
Namun, laporan lapangan menunjukkan bahwa agresi tersebut kembali berdampak pada wilayah sipil dan memperparah ketegangan di Lebanon selatan. Serangan ini menambah daftar panjang pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap wilayah Lebanon dalam beberapa waktu terakhir.
Agresi dan pelanggaran gencatan senjata oleh Rezim Zionis terus berlanjut di tengah situasi politik Lebanon, meskipun Pemerintahan yang dinilai condong ke Barat berulang kali secara terbuka menunjukkan sikap bermusuhan terhadap Kelompok Perlawanan.
