Loading

Ketik untuk mencari

Analisa

Alasan Musuh Jadikan Pemimpin Tertinggi Iran sebagai Target Utama

Alasan Musuh Jadikan Pemimpin Tertinggi Iran sebagai Target Utama

POROS PERLAWANAN – Apa yang dilihat musuh-musuh Iran dalam diri Ayatullah Ali Khamenei, sehingga menjadikannya sebagai fokus utama?

Fars melaporkan bahwa pada hakikatnya, musuh tidak menganggap serius siapa pun kecuali Pemimpin Revolusi. Slogan-slogan antirevolusi berfokus pada beliau. Bahkan dalam operasi militer, mereka secara eksplisit menyebut “operasi militer terbatas dan terarah.” Dan ya, itu tidak berarti apa-apa selain pilar utama Revolusi.

Cukup lihat pernyataan terbaru Ayatullah Khamenei dan bagaimana hal itu membuat Trump kebingungan. Trump, yang tampaknya mundur dari sesumbarnya sebelum ini tentang serangan militer terhadap Iran, mengarang alasan bahwa “karena Iran menahan diri dari eksekusi teroris, AS juga tidak akan menyerang!” Dan, ya, Ayatullah Khamenei juga menghilangkan dalih itu darinya, hingga membuat Trump kehabisan akal. Pemimpin Revolusi secara terbuka mengungkap ketidakberdayaan taktik “orang gila” tersebut. Langkah Pemimpin Revolusi ini tidak menyisakan sedikit pun kredibilitas bagi sikap sok berkuasa Trump.

Selain itu, Ayatullah Khamenei membuka arena baru. Di tengah berkecamuknya kerusuhan, beliau berbicara tentang “iman.” Arena permainan pun telah berubah secara fundamental. Yang akan menyelamatkan Iran adalah iman, dan apa yang dilakukan oleh Republik Islam Iran adalah “menyelamatkan seluruh umat manusia!” Artinya, menyebarkan iman ke seluruh dunia!

Perspektif semacam itu jelas melumpuhkan kekuatan-kekuatan super yang berlandaskan uang dan senjata. Mereka, yang selama bertahun-tahun tidak mampu melenyapkan Pemimpin Iran dengan uang dan senjata, kini terkejut oleh definisi baru tentang kekuatan yang diusung oleh Ayatullah Khamenei.

Kebijakan-kebijakan besar Pemimpin Revolusi terkait peradaban telah membuat takut semua kekuatan arogan di dunia. Hal ini karena, dari perspektif ini, sumber kekuasaan berubah; sumber kekuasaan yang tidak berada di tangan kekuatan super mana pun ini, telah membuktikan efektivitasnya saat ini di Republik Islam Iran, negara yang semua kekuatan dunia bermaksud untuk menggulingkannya.

Salah satu kualitas Pemimpin Revolusi yang membuat musuh-musuhnya tercengang adalah: tidak diragukan lagi bahwa Republik Islam Iran berdiri kukuh, dan bahwa nasib Pemerintahan ini serta masa depan peradabannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab Sang Pemimpin. Namun, beliau ini tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan mistis. Ia sepenuhnya praktis. Seluruh ucapan, perintah, dan metode manajemennya didasarkan pada “realisasi”, bukan menunda-nunda masalah hingga ke kubur, Hari Pembalasan, dan sebagainya.

Untuk menghindari kesalahpahaman, pelajarilah perspektif Pemimpin Iran tentang masalah syahadah. Yang dapat diambil dari pandangannya adalah bahwa “sayang kita akan mati. Namun pada dasarnya, syahadah adalah akhir dari kehidupan seseorang. Kita harus tetap hidup untuk menuntaskan perjuangan Republik Islam Iran.”

Dalam perspektif ini, “realisasi-lah” yang penting. Bukan berarti pada Hari Kiamat kita bisa berkata,”Kami sudah berusaha sebaik mungkin, tapi tidak berhasil!”

Seorang rekan Syahid Soleimani pernah mengatakan bahwa selama Perang Iran-Irak, mereka diperintahkan bahwa jika Imam Khomeini mengatakan sesuatu harus terjadi, maka hal itu harus terjadi. Misalnya, ketika Imam memerintahkan untuk mempertahankan Pulau Majnoun, mereka harus mempertahankannya—dan hal itu benar-benar terealisasi.

Semua kualitas ini seiring dengan pencapaian spiritual yang luar biasa tinggi dari Pemimpin Revolusi. Sebelum Revolusi, beliau telah mendapatkan berbagai spiritualitas dan ilmu yang diimpikan para pesuluk untuk mereka dapatkan di tahun-tahun terakhir hidup mereka. Beliau mendorong kemauan realisasi berdasarkan kehendak ilahi ini, dan tidak ada pertentangan antara “realisasi” dan kehendak ilahi.

Namun, ada satu kelemahan yang harus diperbaiki. Republik Islam Iran dan seluruh rakyatnya maju lantaran berpeganbg kepada Pemimpin Revolusi. Selama bertahun-tahun, kita tertinggal dalam pemahaman kita tentang Pemimpin Revolusi. Berulang kali, kita terkejut dengan langkah-langkahnya, dan baru memahami hikmahnya setelah itu. Kedalaman masalah ini sungguh luar biasa. Satu-satunya jalan aman adalah kepercayaan penuh pada Sang Pemimpin. Arena ini sepenuhnya berada di tangan Ayatullah Khamenei.

Tags: