Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Jet Tempur Israel Lancarkan Serangan Baru di Lebanon Selatan dan Bekaa, Dua Orang Tewas

POROS PERLAWANAN — Pesawat tempur Israel melancarkan gelombang serangan udara baru di wilayah Lebanon selatan dan Lembah Bekaa pada Minggu malam 25 Januari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai sejumlah lainnya.

Mengutip Press TV pada Senin 26 Januari, Kementerian Kesehatan Lebanon dan laporan media setempat menyebut korban tewas termasuk seorang komandan artileri Hizbullah dalam satu serangan, serta satu anggota lainnya.

Serangan udara menghantam beberapa titik, antara lain area dekat Khirbet di distrik Bint Jbeil, Derdghaya di timur Tyre, desa Arzoun, Bazouriye di sekitar Tyre, Bouslaiya, Aita al-Shaab, serta pinggiran Nabi Chit di kawasan Lembah Bekaa.

Press TV melaporkan bahwa serangan terbaru ini menambah rangkaian serangan udara dan serangan pesawat nirawak yang disebut terjadi hampir setiap hari sejak gencatan senjata November 2024. Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan serangan Israel sejak periode tersebut telah menewaskan sedikitnya 435 orang.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 27 November 2024. Dalam kesepakatan itu, Israel diwajibkan menarik diri sepenuhnya dari wilayah Lebanon. Namun Tel Aviv disebut tetap menempatkan pasukan di lima lokasi, yang dinilai sebagai pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 serta ketentuan perjanjian gencatan senjata.

Pemerintah Lebanon telah memperingatkan bahwa pelanggaran yang berulang terhadap gencatan senjata dapat mengancam stabilitas nasional.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *