Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Iran Tingkatkan Kapasitas Militer, Angkatan Darat Terima 1.000 Drone Strategis

POROS PERLAWANAN — Iran memperkuat kapasitas militernya dengan menerima 1.000 unit drone strategis yang diserahkan kepada Angkatan Darat Iran pada Kamis, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat di Kawasan.

Menurut Fars News Agency pada Jumat 30 Januari, armada pesawat nirawak baru ini mulai dioperasikan atas perintah Panglima Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami. Penerimaan drone tersebut diperkirakan memperluas kemampuan operasional empat cabang kekuatan Militer Iran.

Drone-drone itu dikembangkan oleh spesialis Angkatan Darat bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Iran, dengan menyesuaikan ancaman terbaru serta evaluasi dari pengalaman Perang 12 Hari pada Juni 2025, yang disebut Iran dipaksakan oleh Washington dan Rezim Zionis.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa UAV (kendaraan udara nirawak) ini dirancang dalam beberapa kategori, mulai dari perusak, ofensif, pengintai, hingga perang elektronik. Drone memiliki kemampuan menargetkan sasaran tetap maupun bergerak, mencakup target di darat, laut, dan udara.

Penyerahan 1.000 drone ini berlangsung bersamaan dengan meningkatnya ketegangan Iran–AS, termasuk penguatan kehadiran Militer Washington di Asia Barat.

Iran dalam beberapa tahun terakhir terus mengembangkan produksi persenjataan domestik. Para insinyur dan ahli militer Iran disebut melakukan berbagai terobosan dalam pengembangan perangkat pertahanan, sehingga Angkatan Bersenjata negara itu semakin mandiri dalam pemenuhan alat utama sistem persenjataan.

Pejabat Iran juga berulang kali menegaskan bahwa penguatan kemampuan militer, termasuk rudal dan drone, dilakukan untuk kepentingan pertahanan dan tidak akan dijadikan objek negosiasi.

Setelah perintah pengoperasian drone berbasis darat dan laut, Mayor Jenderal Hatami menegaskan bahwa mempertahankan serta meningkatkan keunggulan strategis akan tetap menjadi prioritas Angkatan Darat Iran dalam menghadapi ancaman yang berkembang.

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut ditujukan untuk memastikan kesiapan tempur yang cepat dan menyediakan kemampuan respons yang menghancurkan jika terjadi serangan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *