Ansharullah Yaman Peringatkan Konsekuensi Serius Jika Ada Agresi Militer terhadap Iran
POROS PERLAWANAN — Seorang pejabat Pemerintah Yaman yang berafiliasi dengan Ansharullah memperingatkan konsekuensi serius jika terjadi agresi militer terhadap Iran. Peringatan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan di Kawasan dan wacana potensi serangan terhadap Iran.
Mengutip Al-Mayadeen pada Sabtu 31 Januari, Wakil Menteri Luar Negeri Pemerintah Yaman yang berafiliasi dengan Ansharullah, Abdul Wahid Abu Ras menilai serangan yang menargetkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menunjukkan peran strategis pasukan tersebut dalam menghadang proyek dan rencana Rezim Zionis di Kawasan.
Abu Ras menyampaikan peringatan khusus terhadap kemungkinan agresi militer yang dilakukan Presiden Amerika Serikat, .Donald Trump terhadap Iran. Menurutnya, agresi semacam itu hanya akan berujung pada kegagalan.
“Kami memperingatkan kemungkinan agresi militer apa pun terhadap Iran. Nasib agresi semacam itu pasti gagal,” ujar Abu Ras.
Ia juga menegaskan keyakinannya atas kekuatan IRGC dan Republik Islam Iran. Abu Ras menyebut musuh Zionis tidak memiliki kemampuan untuk mematahkan perlawanan Iran.
“IRGC dan Republik Islam Iran pada umumnya tak terkalahkan. Musuh Zionis terlalu lemah untuk mematahkan perlawanan dan tekad ini,” katanya.
Dalam pernyataannya, Abu Ras turut mengkritik arah kebijakan Barat yang dinilai berupaya mempertahankan kelemahan dunia Arab dan Islam. Menurutnya, Barat berusaha menjadikan kekuatan regional sebagai instrumen untuk menjalankan agenda mereka di Kawasan.
“Arus Barat berupaya menjaga kekuatan Arab dan Islam tetap lemah dan mengubahnya menjadi alat untuk melaksanakan rencana mereka di Kawasan,” ujarnya.
