Loading

Ketik untuk mencari

Iran Rusia

Tokoh dan Organisasi Muslim Rusia Nyatakan Dukungan untuk Iran

POROS PERLAWANAN — Sejumlah tokoh Muslim Rusia dan organisasi keagamaan mengeluarkan pernyataan terpisah yang mengecam kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran. Mereka menyatakan dukungan bagi Republik Islam Iran serta Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.

IRNA pada Senin 2 Februari melaporkan bahwa salah satu pernyataan datang dari organisasi keagamaan Syiah Moskow yang mengutuk pernyataan Presiden AS, Donald Trump terhadap Iran dan Pemimpin Tertinggi Iran.

Kelompok tersebut menyebut Trump sebagai simbol “kezaliman” di era modern dan menilai kebijakannya berdampak pada jatuhnya banyak korban sipil. Dalam pernyataannya, mereka juga menegaskan Ayatullah Khamenei memiliki dukungan luas dari umat Muslim di berbagai negara.

Dukungan juga disampaikan Pimpinan Administrasi Keagamaan Muslim di wilayah Asia Rusia, Mufti Nafiullah Ashirov. Ashirov menyebut Iran selama bertahun-tahun mengambil posisi tegas dalam membela kelompok tertindas di dunia, sehingga memicu ketidakpuasan negara-negara yang ingin mempertahankan tatanan global yang dinilai tidak adil.

Ashirov menyoroti tragedi berkepanjangan yang menimpa rakyat Palestina serta kekerasan di Jalur Gaza. Dia menilai terdapat upaya sistematis untuk melemahkan kekuatan-kekuatan yang membela Palestina dan menolak diam terhadap pembunuhan warga sipil.

Pernyataan serupa juga keluar dari Mufti Irkutsk, Farid Mangaliyev. Dalam keterangannya, komunitas Muslim di Irkutsk menyatakan dukungan terhadap persatuan rakyat Iran dan komitmen terhadap kepemimpinan spiritual Ayatullah Khamenei.

Komunitas Syiah St. Petersburg juga menyatakan dukungan terhadap Iran. Mereka menyebut tekanan politik dan keamanan yang dipimpin Amerika Serikat dan Israel berupaya melemahkan Iran. Dalam pernyataannya, komunitas tersebut menyinggung Perang 12 Hari dan menilai Iran mampu bertahan berkat persatuan rakyat.

Mereka juga menyampaikan belasungkawa atas korban yang jatuh dalam insiden kekerasan yang terjadi di Iran, serta menegaskan dukungan terhadap Iran di bawah kepemimpinan Ayatullah Khamenei.

Selain itu, organisasi budaya dan pendidikan “RASSVET” yang aktif di Derbent, Republik Dagestan, menyampaikan solidaritas dengan Iran. RASSVET menyatakan dukungan terhadap upaya Iran menjaga kedaulatan nasional, kemerdekaan, serta pembangunan berkelanjutan.

Gerakan keagamaan spiritual Rusia “Ingat Husein (a.s)” juga mengeluarkan pernyataan yang mengecam upaya Amerika Serikat dan Israel dalam memicu aksi kekerasan dan kerusuhan. Pernyataan itu turut memuat doa agar Iran dilindungi dan upaya lawan digagalkan.

Di Dagestan, Asosiasi Keagamaan Muslim Syiah Qazlyar menyampaikan pernyataan yang menyebut upaya melawan “kebenaran” tidak akan berhasil. Mereka menuding kekuatan global dan Israel menargetkan Iran serta “Front Perlawanan”, namun menilai persatuan rakyat Iran menggagalkan tujuan tersebut.

Dewan pengurus serta jemaah Masjid Imam Husein di Kota Darband, Dagestan, juga merilis pernyataan yang menyinggung peristiwa Januari di Iran. Mereka menilai kerusuhan dirancang dari luar untuk melemahkan stabilitas Iran dan memecah-belah masyarakat.

Masjid tersebut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, mengecam aksi kekerasan, serta menilai Iran akan keluar dari situasi ini dalam kondisi lebih kuat dan lebih bersatu.

Sebelumnya, Masyarakat Islam Ahlul Bait di Moskow serta komunitas Syiah di Makhachkala juga merilis pernyataan serupa yang mengecam kebijakan Amerika Serikat dan Israel serta menyatakan dukungan terhadap rakyat dan Pemerintah Iran.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *