POROS PERLAWANAN – Media Amerika Serikat, Wall Street Journal melaporkan pada Sabtu 9 November, bahwa Presiden AS terpilih, Donald Trump berencana menghidupkan kembali kebijakan “Tekanan Maksimum” terhadap Republik Islam Iran, sebuah kebijakan yang dianggap gagal selama masa jabatannya terdahulu.