Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Pejabat AS Kritik Kondisi Ekonomi Negaranya: Di Sini Segalanya Terlalu Mahal

POROS PERLAWANAN – Gubernur Negara Bagian Illinois, J.B. Pritzker mengkritik kebijakan Pemerintah AS, dengan mengatakan bahwa segala sesuatu di negara ini “terlalu mahal.”

Diberitakan Fars, Gubernur Illinois mengkritik kebijakan Washington, dengan mengatakan bahwa Pemerintah AS “menciptakan hambatan” dan memberikan tekanan pada warga negara.

Menyikapi kondisi anggaran, ia mengatakan tidak akan membiarkan hambatan dari Washington mengalihkan perhatian dari situasi ekonomi kritis yang dihadapi warga AS.

“Warga Illinois, seperti semua warga Amerika, masih membayar terlalu mahal untuk makanan, perumahan, listrik, dan secara umum untuk biaya hidup. Segala sesuatu terlalu mahal,” kata Pritzker.

Sebelum ini, anggota Kongres AS, Jim McGovern pada Kamis kemarin menyatakan, warga AS tidak menginginkan tindakan militer terhadap Iran. Menurutnya, yang dikehendaki warga AS adalah harga yang lebih rendah, lebih banyak lapangan kerja, dan rumah yang lebih terjangkau.

Anggota DPR AS dari Partai Demokrat itu mengkritik pendekatan agresif Pemerintahan Trump terhadap Iran. Ia juga menyoroti hubungan Presiden AS dengan pedagang seks terkenal, Jeffrey Epstein.

“Rakyat Amerika tidak ingin perang dengan Iran; kami ingin harga yang lebih rendah, asuransi kesehatan yang lebih baik, lebih banyak lapangan kerja, dan rumah yang lebih terjangkau,” kata McGovern.

Presiden AS terus menggunakan retorika agresif terhadap Iran, meskipun berbagai jajak pendapat di AS menunjukkan bahwa mayoritas publik negara itu menentang tindakan militer terhadap Iran.
Menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh The Economist dan YouGov antara 30 Januari dan 2 Februari 2026, 48% warga AS menentang tindakan militer terhadap Iran, sementara 24% lainnya tidak yakin. Dengan kata lain, 72% warga AS tidak mendukung tindakan tersebut.

Legislator AS tersebut merujuk pada kasus Jeffrey Epstein dan keterkaitan miliarder, termasuk Donald Trump, dengan pelaku perdagangan seks, dengan mengatakan,“Kami ingin pemimpin yang berada di pihak kami, bukan di pihak miliarder sekelas Epstein!”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *