Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Ayatullah Khamenei Yakin Iran Bakal Menang, Atwan Ungkap Rahasianya

POROS PERLAWANAN – Penulis terkenal dari Dunia Arab, Abdel Bari Atwan, dalam sebuah video, membagikan analisanya tentang situasi saat ini di Kawasan dan Iran. Dalam video tersebut ia mengatakan,“Jika perang antara AS dan Iran meletus, atau antara AS dan Umat Muslim, insya Allah, Iran tidak akan kalah.”

“Kita sudah memiliki pengalaman. Dalam Perang 1973, yang dimulai pada tanggal 10 Ramadan, Israel tidak mampu menang, tetapi justru dikalahkan. Militer Mesir memecahkan Garis Bar Lev dan membebaskan sebagian besar Gurun Sinai,” lanjut Attwan, Fars melaporkan.

“Hari ini, skenario serupa dapat terulang. Trump telah memberikan Iran batas waktu 15 hari untuk merespons; batas waktu yang jatuh pada bulan Ramadan. Namun, orang-orang Iran dan Umat Islam, baik Sunni maupun Syiah, tidak akan menerima ancaman semacam itu.“

”15 hari ini sebenarnya bukan tentang tuntutan AS, tetapi Israel. Iran telah diberi tahu bahwa mereka harus merespons, tetapi respons tersebut belum disampaikan.”

Pemimpin redaksi Ray al-Youm itu lalu menyinggung Perang 12 Hari dan menambahkan,”Pada Juni lalu, AS dan Israel mengeklaim telah menargetkan dan menghancurkan fasilitas nuklir dan rudal Iran, tetapi kenyataannya tidak ada fasilitas yang rusak. Apa yang dikatakan lebih merupakan klaim. Israel belum mampu menyediakan bukti nyata untuk menunjukkan bahwa mereka telah menghancurkan pusat-pusat tersebut.”

Atwan melanjutkan dengan mengatakan bahwa Iran telah memperjelas posisinya: 1- Iran tidak akan pernah menyerahkan senjata dan misilnya. 2. Iran tidak akan pernah menghentikan pengayaan uranium, dan 3. Iran tidak akan pernah memutuskan hubungan dengan kelompok-kelompok Perlawanan di Yaman, Irak, dan Palestina.

Menurut analisis ini, sebaliknya, AS berada dalam kebuntuan dan tidak memiliki opsi yang jelas untuk menyelesaikan krisis. Netanyahu-lah yang menentukan arah dan membawa AS menuju ketegangan.

Atwan meyakini, opsi AS ada dua: serangan langsung terhadap Iran, atau upaya menciptakan kekacauan dan tekanan dari dalam Iran. Namun, kedua opsi ini tidak sederhana atau praktis. Iran tidak hanya tidak takut terhadap ancaman, tetapi juga telah mempersiapkan diri untuk menghadapi konfrontasi apa pun.

Di bagian lain dari analisisnya, penulis terkenal Dunia Arab tersebut mengatakan,”Keyakinan para pemimpin Iran, termasuk Ayatullah Khamenei, akan kemenangan adalah hal yang sangat serius. Keyakinan ini bukan sekadar slogan, tetapi didasarkan pada kekuatan nyata: kekuatan rudal, kemampuan industri dan militer, serta persatuan rakyat dan Angkatan Bersenjata.”

“Keyakinan ini berasal dari keyakinan Iran bahwa dalam kasus perang, AS dan Israel akan menghadapi kebuntuan yang lebih sulit. Mereka tidak mampu melakukan serangan cepat dan tegas, dan jika perang besar-besaran meletus, masyarakat AS juga akan berada di bawah tekanan dan tidak akan menerima biaya dan kerugian jiwa yang berat.”

“Ini adalah penilaian realistis terhadap situasi. AS tidak dapat memaksa Iran untuk menyerah, dan juga tidak memiliki opsi yang mudah dan murah,”pungkasnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *