Laporan Simpang Siur Soal Tewasnya Pemimpin Taliban Haibatullah Akhundzada
POROS PERLAWANAN — Laporan yang belum terverifikasi menyebut Pemimpin Tertinggi Taliban Afghanistan, Haibatullah Akhundzada, tewas dalam serangan udara Pakistan di Kabul. Hingga Jumat 27 Februari, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Taliban maupun Pemerintah Pakistan.
Kantor berita Islamic Republic News Agency (IRNA) melaporkan akun Afghan Times di platform X mengeklaim Akhundzada bersama sejumlah komandan senior Taliban menjadi korban serangan terhadap markas kelompok tersebut di Ibu Kota Afghanistan.
Dalam unggahan lanjutan, akun itu menyebut belum ada komunikasi yang terjalin dengan Akhundzada. Statusnya masih belum dapat dipastikan.
Klaim dan Minim Konfirmasi
Sampai laporan ini diturunkan, Taliban belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar tersebut. Pemerintah Pakistan juga belum memberikan konfirmasi atau bantahan terbuka.
Akhundzada dikenal sebagai figur sentral dalam struktur Taliban. Sebelum memimpin, dia berperan sebagai Hakim pada periode Pemerintahan Taliban sebelumnya serta mengeluarkan berbagai fatwa. Dia juga pernah mengajar di masjid dekat Quetta, Pakistan.
Ketidakjelasan informasi memicu spekulasi di tengah meningkatnya ketegangan militer di perbatasan Pakistan–Afghanistan.
Eskalasi Perbatasan
IRNA melaporkan bentrokan bersenjata kembali terjadi di perbatasan kedua negara untuk kedua kalinya sejak Oktober tahun ini. Insiden terbaru berlangsung sejak Kamis malam.
Militer Pakistan sebelumnya menggelar operasi udara di sejumlah wilayah perbatasan Afghanistan. Islamabad menyatakan serangan tersebut menargetkan kamp kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan dan mengeklaim 80 militan tewas.
Taliban Afghanistan mengecam operasi tersebut dan menyebut puluhan warga sipil menjadi korban. Pernyataan itu memperuncing perbedaan narasi antara kedua pihak.
Sumber lokal juga melaporkan penembakan senjata ringan dan berat masih terjadi di beberapa titik perbatasan. Sejumlah pos Taliban dilaporkan menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak.
Ketidakpastian Politik dan Keamanan
Jika kabar mengenai Akhundzada terbukti benar, dampaknya berpotensi signifikan terhadap stabilitas internal Taliban dan dinamika keamanan Kawasan. Namun tanpa konfirmasi resmi, situasi tetap berada dalam spektrum rumor dan perang informasi.
Ketegangan Pakistan–Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir meningkat seiring tudingan lintas batas terkait aktivitas kelompok bersenjata. Perkembangan terbaru menambah kompleksitas konflik yang telah lama membayangi kawasan tersebut.
Otoritas kedua negara belum mengumumkan langkah de-eskalasi. Situasi di perbatasan masih dinamis dan terus dipantau.
