Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Trump Ancam Kuasai Selat Hormuz, Sesumbar Akhir Perang Iran Ada di Tangannya

POROS PERLAWANAN — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan untuk menguasai Selat Hormuz, jalur maritim strategis yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi dunia.

Dalam wawancara telepon dengan jaringan televisi CBS, Senin malam 9 Maret, Trump mengatakan kapal-kapal masih melintas di Selat tersebut, namun ia mengisyaratkan opsi pengambilalihan kontrol oleh Amerika Serikat tetap terbuka.

“Kapal-kapal masih melintas di Selat Hormuz sekarang, tetapi saya sedang memikirkan untuk menguasainya,” kata Trump.

Dalam beberapa hari terakhir, biaya asuransi kapal yang melintasi Selat Hormuz melonjak hingga 12 kali lipat, meskipun sebelumnya Trump sempat berjanji akan menjamin kelancaran perdagangan melalui jalur strategis tersebut.

Trump juga mengeklaim bahwa perang terhadap Iran hampir berakhir. Menurutnya, kekuatan Militer Iran telah melemah secara signifikan.

“Jika Anda melihat situasinya, mereka tidak memiliki apa pun yang tersisa. Secara militer, tidak ada yang tersisa,” ujarnya.

DItambahkannya, Amerika Serikat bahkan berada jauh lebih cepat dari jadwal operasi militer yang sebelumnya diperkirakan berlangsung antara empat hingga lima minggu.

“Perang ini hampir sepenuhnya selesai,” kata Trump.

Iran: Tidak Ada Pesan dari Washington

Di tengah pernyataan tersebut, seorang pejabat politik senior Iran mengatakan kepada jaringan Al Mayadeen bahwa Trump sebenarnya sedang berupaya menjalin komunikasi dengan Teheran melalui sejumlah mediator untuk mengakhiri konflik. Namun menurut pejabat itu, Iran menolak pendekatan tersebut.

“Teheran telah memberi tahu para mediator secara tegas bahwa Iran tidak menerima pesan apa pun dari pihak Amerika Serikat dan tidak akan menanggapinya,” kata sumber tersebut.

Trump: Keputusan Akhiri Perang Sepenuhnya di Tangan Saya

Dalam wawancara yang sama, Trump menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri perang sepenuhnya berada di tangannya. “Mengakhiri perang adalah urusan saya sendiri, bukan pendapat siapa pun,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai Pemimpin Tertinggi baru Republik Islam Iran, Sayyid Mujtaba Khamenei, yang sebelumnya sempat ia kritik secara terbuka, Trump mengatakan tidak memiliki pesan apa pun untuknya.

“Saya tidak memiliki pesan apa pun untuknya, sama sekali,” kata Trump.

Ia juga mengeklaim memiliki sosok tertentu yang ia bayangkan dapat menggantikan Pemimpin Tertinggi Iran yang syahid, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Harga Minyak Turun

Menyusul pernyataan Trump tersebut, harga minyak dunia dilaporkan turun, menurut laporan The Wall Street Journal.

Sebelumnya, Juru Bicara Gedung Putih juga menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran diperkirakan akan berakhir dalam waktu empat hingga enam minggu.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *