Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Laporan TomDispatch: Stok Rudal Pencegat AS Terbatas, Iran Produksi Hingga 10.000 Drone per Bulan

POROS PERLAWANAN — Persediaan rudal pencegat milik Amerika Serikat dilaporkan terbatas di tengah meningkatnya dinamika konflik militer di kawasan Timur Tengah. Laporan TomDispatch menyebut stok rudal pencegat Washington diperkirakan sekitar 4.000 unit dengan harga sekitar 12 juta Dolar AS per rudal.

Laporan yang dipublikasikan pada Minggu 15 Maret, menilai produksi sistem tersebut tidak dapat dilakukan secara cepat dalam jumlah besar. Proses produksi yang kompleks membuat pengisian ulang persediaan membutuhkan waktu panjang.

Dalam laporan yang sama disebut kemampuan produksi drone milik Iran meningkat pesat. Iran diperkirakan memiliki sekitar 80.000 drone dengan kapasitas produksi mencapai 10.000 unit per bulan.

Biaya produksi drone tersebut jauh lebih rendah dibandingkan sistem pertahanan udara modern. Harga satu unit drone diperkirakan tidak melebihi 20.000 Dolar AS.

TomDispatch juga menyoroti efektivitas operasi udara terhadap Iran. Laporan tersebut menggambarkan sekitar 3.000 serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memiliki dampak terbatas terhadap kemampuan militer negara tersebut.

“Melakukan ribuan serangan udara terhadap Iran seperti menembak gajah dengan senapan angin”, tulis laporan tersebut untuk menggambarkan perbandingan kapasitas militer kedua pihak.

Analisis mengenai kerentanan sistem pertahanan Amerika juga muncul dalam laporan lain. Bloomberg sebelumnya menulis Iran berupaya melemahkan sistem pertahanan udara dan stok rudal pencegat Amerika.

Pernyataan tersebut mengutip Direktur Program Keamanan Internasional di Chatham House, Marion Messmer.

Dalam wawancara dengan Bloomberg, Messmer menjelaskan jumlah rudal pencegat yang dibeli Amerika setiap tahun lebih sedikit dibandingkan jumlah yang digunakan dalam operasi militer.

Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan potensi kerentanan dalam jangka panjang jika konflik berskala besar terus berlangsung.

Perbandingan antara biaya produksi drone murah dan sistem pertahanan udara bernilai tinggi juga menjadi perhatian analis militer. Ketimpangan biaya tersebut dapat memengaruhi strategi perang modern, terutama dalam konflik yang melibatkan teknologi drone dalam jumlah besar.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *