Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Pemimpin Tertinggi Iran Nyatakan Penuntutan Balas Darah Larijani dan Syuhada Lainnya

POROS PERLAWANAN – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Mujtaba Khamenei merilis pesan belasungkawa atas gugurnya Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, putra, dan beberapa rekan kerjanya.

Berikut adalah pesan belasungkawa Ayatullah Mujtaba Khamenei:

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Yang Maha Penyayang.

“Dan janganlah kamu menganggap orang-orang yang terbunuh di jalan Allah sebagai orang yang mati. Sebaliknya, mereka hidup, diberi rezeki oleh Tuhan mereka.

“Dengan rasa duka yang mendalam, saya menerima kabar duka tentang syahidnya Dr. Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dan Wakil Pemimpin di Dewan tersebut, bersama putranya yang terhormat dan beberapa rekan kerjanya. Beliau adalah sosok yang berpengetahuan luas, berpandangan jauh ke depan, cerdas, dan berkomitmen, dengan pengalaman yang beragam di berbagai bidang politik, militer, keamanan, budaya, dan manajemen. Hampir lima dekade pengabdian di berbagai tingkatan sistem Islam telah menjadikannya sosok yang luar biasa.

“Tak diragukan lagi, pembunuhan terhadap sosok semacam ini merupakan bukti akan pentingnya beliau dan kebencian musuh-musuh Islam terhadapnya. Biarlah musuh-musuh Islam tahu bahwa menumpahkan darah-darah ini hanyalah akan memperkuat pohon besar Pemerintahan Islam. Dan tentu saja, setiap tetes darah menuntut balasan, yang akan segera dibayar oleh para pembunuh keji para syuhada ini. Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus atas duka ini kepada istri terhormat dan anak-anak almarhum, serta kepada semua kerabat lainnya, khususnya Yang Mulia Ayatullah Amoli Larijani. Saya berdoa agar derajat mereka ditinggikan di sisi Yang Mahakuasa.”

Sayyid Mujtaba Huseini Khamenei
16 Maret 2026

Dalam pesan terpisah, Pemimpin Tertinggi Iran juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Komandan Basij Mustadafin, Gholamreza Soleimani.

Dalam pesan terssebut, Ayatullah Mujtaba menyatakan bahwa teror terhadap Syahid Gholamreza menunjukkan ketakutan musuh akan peran penting institusi Basij.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *