Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat

Juru Bicara Netanyahu Mundur Usai Rekaman Bocor Ungkap Kritik Internal

POROS PERLAWANAN — Juru Bicara kantor Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, Ziv Agmon mengundurkan diri setelah rekaman audio bocor memuat kritik keras terhadap Kepala Pemerintahan dan lingkaran terdekatnya. Informasi ini dikonfirmasi sejumlah media berbahasa Ibrani.

Pengunduran diri terjadi tak lama setelah rekaman tersebut beredar. Dalam audio itu, Agmon disebut menyalahkan Netanyahu atas kegagalan peristiwa 7 Oktober 2023 serta menilai karier politik sang Perdana Menteri telah berakhir. Ia juga mengkritik keluarga Netanyahu dan arah politik Rezim sayap kanan.

Laporan Press TV pada Kamis 26 Maret menyebut Agmon menilai Netanyahu seharusnya mundur dari politik setelah serangan yang dipimpin Hamas tersebut. Pernyataan dalam rekaman memperlihatkan frustrasi internal di lingkar kekuasaan.

Sementara itu, Channel 12 yang pertama mengungkap rekaman pada Selasa melaporkan Agmon menyebut Netanyahu “tua” dan “sudah tamat” pascaperistiwa 7 Oktober. Ia juga menilai Perdana Menteri mengaitkan nasib negara dengan kelangsungan politik pribadi.

Belum ada keterangan resmi dari kantor Netanyahu terkait waktu pasti pengunduran diri maupun tanggapan atas isi rekaman. Namun, bocoran tersebut memicu gejolak politik baru di tengah tekanan internal yang terus meningkat.

Tekanan itu datang bersamaan dengan situasi keamanan yang memburuk. Israel terlibat konflik multi-front, termasuk ketegangan dengan Iran. Eskalasi terbaru disebut bermula pada 28 Februari saat Teheran menjalani pembicaraan nuklir tidak langsung dengan Washington, yang kemudian diikuti respons militer balasan berskala besar.

Pengunduran diri Agmon menambah daftar dinamika di lingkar komunikasi Netanyahu. Sebelumnya, Juru Bicara lain, Omer Dostri, juga mundur setelah berselisih dengan Sara Netanyahu.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *